Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko memastikan pemerintah telah memiliki perangkat hukum dan strategi yang lengkap untuk membongkar sel teror hingga ke akar-akarnya, termasuk melalui pendekatan hard approach.
Saya diam, jangan menekan-nekan. Itu kata Jenderal Purnawirawan Moeldoko,. Tapi kalimat itu bukan terucap saat hari ini ketika Menkumham menolak kepengurusan Partai Demokrat Versi KLB, yang dipimpin Moeldoko.
Kebohongan demi kebohongan yang disampaikan Kepala KSP Moeldoko dalam upayanya mencaplok Partai Demokrat membuat Willem Wandik mengibaratkan Jenderal Purnawirawan ini seperti abdi dalem yang kebelet ingin jadi raja.
Anwar Hafid menegaskan prinsip Demokrat yang senantiasa menghargai persamaan hak dalam pengambilan keputusan yang dibangun atas dasar konstitusional AD/ART berjalan dengan baik dalam tubuh Partai Demokrat.