IRT Nekat Akhiri Hidupnya Dengan Kain
Nusantara SABTU, 03 AGUSTUS 2019 , 18:29:00 WIB | LAPORAN: YOGI APRIZAL SUPRIANTO
RMOLBengkulu. Warga Desa Batu Raja Krcamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), PP (26) mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Sabtu (3/8). Perempuan yang bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) ini nekat mengikat lehernya dengan kain menggantung di balok dapur rumahnya sendiri.
Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Ariefaldi warganegara melalui Kapolsek Talang Empat Benteng, Iptu Ahmad Khairuman membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Kami sudah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dilokasi, kami masih menyelidiki apakah benar-benar gantung diri atau ada unsur lain," kata Ahmad.
Awalnya kata Kapolsek, Sabtu (3/8), sekira pukul 14.00 WIB, pada saat Rujianto (suami korban) masuk kedapur dan melihat korban sudah dalam posisi tergantung dengan posisi leher terikat kain.
Kemudian, Rujianto teriak histeris dan datanglah saksi Siti memotong kain tersebut dan datang juga warga yang lain membantu menyelamatkan korban.
"Korban pun di bawa ke RS Bhayangkara Bengkulu, namun korban sudah di pastikan meninggal oleh Dokter RS Bhayangkara Bengkulu," terangnya.
Kemudian anggota Polsek Talang Empat langsung mendatangi TKP dan RS Bhayangkara Bengkulu. Menurut keterangan Dokter Rosi Oktarina, terhadap Jenazah Korban ditemukan memar pada bagian leher, bercak darah pada BH, namun tidak bisa dipastikan asal dari bercak darah tersebut, karena kondisi Korban saat di terima di RS Bhayangkara sudah bersih.
"Secara keseluruhan, pada diri korban sampai saat ini tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," tutup Kapolsek. [tmc]
Komentar Pembaca