[caption id="attachment_84760" align="aligncenter" width="591" caption="Non Professional Actors-Dari Google"][/caption]
Apakah anda sudah menonton Film ”Laskar Pelangi” ?. Film Indonesia yang memecahkan rekor !. Saya yakin, anda kepingin mengetahui cerita di balik layar aktor-aktor anak kampung yang menjadi bintangnya.
Apakah anda sudah membaca Novel Tetralogi Laskar Pelangi?. Bila anda menjawab : Sudah !. Berarti,sama dengan saya, anda boleh melanjutkan membaca apa yang akan saya tulis dibawah ini. Perlu saya ingatkan : Sesama Bus Kota (sesame pembaca Laskar Pelangi), dilarang Saling Mendahului. Maksudnya, sebelum saya selesai menulis, anda jangan memberikan komentar. Om, om….., semua kompasianer juga tahu. Wong belum ada kolom komentarnya he he he
Jika anda menjawab: Belum !. Anda tetap boleh membaca, karena saya bertanya hanya sekali. Berbeda dengan rangkaian pertanyaan dengan pilihan Ya atau Tidak, ketika mengisi formulir atau apapun namanya.
Biasanya petunjuk pengisian formulir: Bila anda menjawab Ya, jelaskan secara ringkas alasannya. Bila anda menjawab Tidak, langsung menjawab pertanyaan selanjutnya. Kira-kira begitukhan !.
Anda bisa mengerti ?. Kalau tidak mengerti, jangan bersedih. Saya yang salah karena tidak bisa menjelaskan dengan baik.
Dalam kasus pertanyaan saya diatas, jika anda menjawab : Belum (belum membaca), berarti benar sinyalemen Mendagari sbb.:
Kebiasaan membaca menjadi tolok ukur dari kemajuan suatu bangsa. Itu yang aku dengar dalam dialog di salah satu stasiun TVsewaktu Mendagri Gamawan Fauzi membicarakan tentang calon Kepala Daerah, harus melalui seleksi terlebih dahulu, katanya.
Kita belum bisa menyerahkan sepenuhnya kepada rakyat untuk memilih Kepala Daerah karena hanya 15% dari penduduk Indonesia yang membaca Koran. Berbeda dengan Negara maju (Amerika) dimana jumlah Koran yang beredar lebih banyak dari pada jumlah penduduknya. Cukup, nggak usah dibahas lagi, kita teruskan..
Novel Laskar Pelangi pengaruh positifnya sangat luar biasa.
Satu, Filmnya ditonton oleh Presiden bersama pembantunya.
Dua, Bu Muslimah sang tokoh dalam Novel tersebut mendapatkan penghargaan dari Presiden.
Tiga, Setelah Bu Muslimah berbicara di depan guru-guru di Bandung, demo guru menuntut kenaikan gaji langsung hilang. Guru itu pengabdian, kata-kata ini yang membuat emosi guru jadi redah.
Empat, Andrea Hirata, sang penulis yang berambut ikal mendadak menjadi selebrity, diundang jadi pembicara Seminar dalam negeri, bahkan sampai ke Malaysia. Sekali tampil, beliau dapat duit lima puluh juta rupiah. Duit benaran lho !. Bukan daun.
Lima, Belitong jadi objek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan.
Enam, Pulau Belitong dapat julukan :Laskar Pelangi, hasil keputasan Pemerintah Daerah dan DPRD setempat.
Laskar Pelangi dikenal karena cerita dibawah ini.
Seorang Ibu di Bandung mengirim surat ke Kick Andy saking bahagianya. Sang Ibu menemukan anaknya pecandu berat/narkoba di dalam kamar sedang menangis meraung-raung dan minta-minta ampun kepada orang tuanya. Apa yang membuat anaknya menangis ?. Ternyata si anak baru saja membaca Novel Tetralogi Laskar Pelangi yang ditemukan di bawah bantal. Anak itu saat ini sudah terbebas dari kecanduan narkoba dan telah menyelesaikan pendidikannya. Silahkan anda klik youtube dengan kata kunci Kick Andy kalau mau buktikan he he he.
Pertanyaan selanjutnya.
Apakah anda sudah menonton Film ”Laskar Pelangi” ?. Saya bantuin menjawab : Ya !. Saya yakin, anda kepingin mengetahui cerita di balik layar aktor-aktor anak kampung yang menjadi bintangnya dan pendukung Film itu ?. Begini ceritanya yang aku baca.
Laskar Pelangi sebelum di Filmkan.
Andrea Hirata, penulis Laskar Pelangi berpikir seribu kali saat Riri Riza dan Mira Lesmana meminta izin untuk mengangkat Laskar Pelangi ke layar lebar. Saya khawatir, pembaca Laskar Pelangi akan kecewa bila Novel ini dibuat Film. Masing-masing pembaca sudah mempunyai film sendiri dalam imajinasi mereka, demikian alasan Andrea. Note : Dahsyatnya pengaruh membaca posting pertama saya di Kompasiana dengan judul "Membaca Versus Menonton"
Keraguan Andrea itulah yang membuat Riri dan Mira merasa tertantang. Aku akan buktikan bahwa anda tidak akan kecewa, dalam hati Riri dan Mira.
Memang, Film Laskar Pelangi memecahkan rekor jumlah penonton, namun umumnya parapembaca Novelnya memberikan komentar “Jauh lebih asyik membaca Novel dibandingkan menonton filmnya”. Pernyataan ini saya aminkan.
Non ProfessionalActor/Anak-anak asli Belitong.
Ismaya, panggilannya Moyo, mahasiswa IKJ dan Tauphik Gunawan, wartawan Pos Belitong, keduanya asli Belitong mendapat tugas mencari sebelas anak anggota Laskar Pelangi, plus Aling. Mereka berjalan hilir mudik , masuk pasar, kampung dan seluruh SD, SMP bahkan SMA di Pulau Belitong. Anak-anak yang sekiranya cocok, difoto satu persatu dan terkumpul 3.000 anak berusia antara 7-12 tahun.
Setelah diseleksi, Moyo mengirimkan 150 foto ke Jakarta dan di Jakarta diseleksi lagi menjadi 50 anak. Mereka di casting dengan cara menyanyi, baca puisi atau apapun. Lucunya, ada yang diam dan malah ada yang menangis.
Di lokasi syuting, anak-anak pameranLaskar Pelangipanggilannya berubah menjadi Nama sesuai perannya
1.IKAL (tokoh kunci) bernama asli Zulfany, siswa kelas I SMP,anak pasangan Iskandar dan Suheni. Ayahnya berdagang jam tangan di Pasar Tanjungpandan. Kalau besar ingin jadi Dokter. Mudah2an cita-citannya tercapai ya nak! Aminnnn
2.MAHAR. Nama aslinya Verrys Yamarno. Selama syuting, perutnya membuncit karena tiap malam makan Indomie. Kalau nggak dikasih ngambek, kata Mira. Paling lincah dan paling berani. Hari ketiga syuting sudah berani meledek Riri sang Sutradara dengan meneriakan Cut dan too.
Nada Cut dan Too menggambarkan hasil syuting, Ok atau tidak. Kalau Ok, cut dan too panjang, kalau pendek berarti biasa saja. Kadang-kadang dia menirukan ustad yg sedang khotbah. Sejak punya Handphone, dia putar MP3 dan berjoget sendiri. Paling meramaikan suasana yang membuat crew tertawa-tawa.
Dibalik kelebihannya, ternyata dia penakut, pipis dicelana karena nggak ada yang nemani ke toilet. Ayahnya sopir Tronton dan dia bercita-cita sekolah di Pesanteren Modern Gontor, Jawa Timur. Mungkin si Mahar sudah baca Novel. Negeri 5 Menara yang luar biasa itu.
Ada yang terketuk mau ngasih bea siswa ?.
3.LINTANG. Ferdian nama aslinya, sekolah di SMPNegeriI Gantong. Umurnya 12 tahun, entah benar entah tidak, karena dia nggak tau tanggal lahirnya. Makanya nggak pernah merayakan ulang tahun. Enggak wajib, katanya. Kalau ditinggalkan tidak berdosa, dilaksanakan berpahala atau tidak, kaji saya belum sampai kesini, jadi nggak bisa jawab. Ada yang bisa bantu !. Adegan paling susah, ngafalin cerdas cermat.
4.TRAPANI, Ayo tebak, siapa aku ? Si ganteng, katanya.
Dapat peran di Laskar Pelangi setelah mengalahkan sepuluh kandidat yang ikut casting. Bapaknya tukang ojek bernama Karyadi.
5.KUCAI. Ketua kelas yang tak pernah lengser. Suka berlagak ustad sembari ngajak temannya sholat. Kucai ditemukan sedang memarkirsepeda motordi halaman stadion (tukang parkir) sepulang sekolah. Uang yang didapat buat beli susu adik dan jajan, katanya.
6.BOREK. Satu-satunya anggota Laskar Pelangi yang berotot, makanya dapat julukan Samson. Ia dikisahkan memberikan resep perkasa Instant kepada si Ikal. Kelakuan ini penyakit gila nomor lima. Penyakit gila no 1 dan nomor lainnya, baca donk novelnya he he he
6 dari 12 = 50%, sepertinya sudah cukup, tapi saya tambah satu lagi. Masalahnya, kalau tokoh yang satu ini nggak ada, maka Laskar Pelangi itu nggak ada atawa SD Muhammadiyah ditutup. Anda masih ingat siapa orangnya ?. Orangnya ada di No. 7
7.HARUN. Murid kelas 4 Sekolah Luar Biasa Tanjungpandan dengan nama asli Yepri Yanuar yang berusia 14 tahun. Setelah lulus casting, Harun sempat dua kali menyerah dan mau mengundurkan diri. Harun akhirnya bersedia ikut setelah dibujuk oleh Mira dan Riri dan diyakinkan bahwa dia bisa main film. Disamping punya kekurangan, ternyata Harun lelaki flamboyan, berani menggoda Mira dengan memakai kaca mata gelap dan menyerahkan sekutum bunga ha ha ha.
Pemain lainnya, anda baca saja bukunya yang akan saya tulis paling bawah, makanya jangan berhenti membaca he he he
[caption id="attachment_84758" align="aligncenter" width="593" caption="Bu Muslimah-Dari Google"]
1.CUT MINI/ Ibu Muslimah
Peran ini didapatkan setelah menyisihkan beberapa kandidat yaitu : Happy Salma, Lola Amaria yang ikut casting. Nama lainnya yang muncul dalam pikiran Mira adalah : Dian Satro, Alya Rohali, Atika Sarumpaet, Sandra Dewi dan Artika Sari Devi.
Saat menerima SMS dipagi hari dari Mira. Cut Mini langsung histeris ”Alhamdulillah..........., sampai suaminya bangun. Apakah suaminya marah ?. Tidak diceritakan dalam buku yang kubaca.
2.Salman Aristo kelahiran Jakarta 13 April 1976, pemuda yang berasal dari Payakumbuh Sumbar, setelah membaca Novel Laskar Pelangi langsung SMS Riri Riza. Gila tuh Novel. Aris, begitu dia bisa dipanggil.
Sewaktu Aris ditilpon Mira meminta kesediaan membuat Skenoria Laskar Pelangi. Aris menjawab. Ayo!. Kapan ?.Skenario Laskar Pelangi ditulis berulang-ulang, baca, diskusi, revisi/rombak, baca, diskusi, revisi sampai 17 kali.
MILES FILMS DAN MIZAN PRODUCTION
MEMPERSEMBAHKAN
Sebuah Film
Riri Riza
Adaptasi novel karya
Andrea Hirata
LASKAL PELANGI
PENULIS SKENARIO
Salman Aristo
Co – Writers
Riri Riza
Mira Lesmana
PRODUCER
Mira Lesmana
SUTRADARA
Riri Riza.
Sumber : Buku ”di balik layar laskar Pelangi” oleh Rita Triana Budiarti.