Vaksin Corona buatan Sinovac menjadi sorotan. Legislator PKS menyebut kedatangan vaksin Sinovac ke Tanah Air sebagai suatu hal yang cacat.
"Ini cacat ini mendatangkan vaksin ini. Apalagi dua negara, Turki dan Brasil, sudah menyetop kerja sama dengan Sinovac itu," kata Ansory saat menginterupsi rapat paripurna DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (11/12/2020).
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari ini menyebut vaksin Sinovac belum mendapatkan emergency use authorization (EUA) dari Badan POM (BPOM). Ansory mengatakan seharusnya obat tidak boleh masuk Indonesia sebelum mendapat izin BPOM.
"Terkait vaksin dari Sinovac, itu belum mendapatkan emergency use authorization dari Badan POM. EUA atau emergency use authorization ini adalah merupakan saya contohkan visa dia. Kalau kita masuk satu negara terus ada visa. Belum boleh masuk vaksin ini sebelum ada emergency use authorization dari BPOM," ujarnya.
Lebih lanjut Ansory menyarankan agar pemerintah tidak terburu-buru mendatangkan 1,8 juta vaksin Sinovac pada Januari tahun depan. Ia menekankan perlunya agar vaksin itu mendapat izin BPOM sebelum masuk Tanah Air.
"Tolonglah, sudah telanjur 1,2 juta vaksin sudah datang, tolong yang 1,8 juta dosis vaksin yang akan datang pada Januari, sebelum ada izin dari Badan POM atau belum ada tahap ketiga klinis dari Bio Frama gitu, tunggulah, ya," ujar Ansory.
"Jadi mohon pimpinan menguatkan kepada pemerintah agar menunggu izin dari Badan POM ini, baru didatangkan vaksin tersebut," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ansory juga menyoroti soal iuran BPJS Kesehatan. Dia menyuarakan pembatalan kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk warga kurang mampu.
"Nggak panjang judul instruksi saya, batalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan orang fakir miskin pada tanggal 1 Januari. Itu judulnya, batalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk orang fakir miskin pada tanggal 1 Januari," ucap Ansory.
Ansory mengatakan tidak akan berhenti menyuarakan penolakan terhadap kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Menurutnya, banyak hal dilanggar jika iuran BPJS Kesehatan dinaikkan.
"Saya tidak akan berhenti menyuarakan penolakan kenaikan iuran BPJS Kesehatan bagi fakir miskin ini. Karena banyak yang dilanggar di situ," ucapnya.