Baca Juga: Lantik 11 Pengurus BAZNAS, Menag Gus Yaqut: Jaga Kepercayaan Masyarakat
Dia pergi ke Beijing pada 10 Desember setelah menyelesaikan karantina 14 hari di Fujian dan dinyatakan negatif setelah tes asam nukleat.
Dia kemudian dinyatakan positif dalam tes antibodi serum dan negatif dalam tes asam nukleat lainnya pada 26 Desember.
Sampel dari tempat tinggal dan tempat kerjanya dinyatakan positif virus corona dan pria itu dibawa ke Rumah Sakit Ditan Beijing.
Baca Juga: Berikut 10 Kelurahan dengan Kasus Positif Aktif Covid-19 Tertinggi di DKI Jakarta
Tes asam nukleatnya menjadi positif pada 28 Desember dan dia diidentifikasi sebagai silent spreader atau pasien tanpa gejala.
Pria itu kemudian menginfeksi teman sekamarnya dan kemudian menyebabkan infeksi pada pegawai supermarket dan sekelompok supir dan teman serta pekerja online yang memanggil mobil di kawasan industri Jinma melalui aktivitas kelompok.
Pang mencatat bahwa tidak ada bukti bahwa rangkaian infeksi ini terkait dengan kasus asimtomatik yang dilaporkan di distrik Xicheng Beijing dan kasus yang telah meninggalkan China menuju Korea Selatan.***(Hani Affifah/ZonaJakarta.com)
Artikel Rekomendasi