“Kita biasanya tidak sadar bahwa kesejukan dan harmoni itu adalah kebutuhan bersama sampai muncul kegaduhan. Mirip dengan aliran listrik di rumah; saat listrik mengalir kita jarang ingat usaha keras PLN yang bekerja keras di balik layar. Begitu listrik mati, baru ramai-ramai membicarakan PLN,” ucapnya.
Hal itu sama dengan harmoni. Saat ada suasana kesejukan, keteduhan dan ketenangan di masyarakat, biasanya orang tidak menyadari bahwa sebenarnya ada usaha serius di balik hadirnya suasana itu.
Anies bersyukur usaha serius untuk menghadirkan suasana kesejukan itu kini diakui dan bahkan diberikan Harmony Award. Pemprov DKI, kata dia, menyampaikan terima kasih kepada FKUB DKI Jakarta dan pemuka agama yang telah jadi jembatan.
“Mari kita terus jaga hubungan harmonis ini, dan menjaga kerukunan umat beragama di masyarakat Jakarta,” ucapnya.
Editor : Zen Teguh