Meskipun memiliki sejuta kelebihan yang membuatnya makin populer dan diminati banyak orang, nyatanya masih juga ditemukan kekurangannya, seperti yang disebut dalam Conserve Energy Future. Minggu, 20 Mei 2018 15:15
Otosia.com - Tak ada gading yang tak retak. ungkapan itu seolah menggambarkan kondisi mobil listrik.
Meskipun memiliki sejuta kelebihan yang membuatnya makin populer dan diminati banyak orang, nyatanya masih juga ditemukan kekurangannya, seperti yang disebut dalam Conserve Energy Future.
Hal ini membuat masyarakat mempertimbangkan lebih jauh mengapa tak membeli mobil listrik. Berikut kekurangan mobil listrik hingga saat ini.
Tentu saja kendaraan listrik tidak perlu isi bahan bakar minyak (BBM). Sebaliknya, mobil listrik dilengkapi baterai untuk menyimpan daya.
Nah, yang menjadi kendala saat ini stasiun tempat pengisian bahan bakar masih minim. Hal ini pula menimbulkan kekhawatiran bagaimana jika mobil kehabisan daya.
TIdak membeli BBM bukan berarti pemilik mobil langsung terbebas dari berbagai tagihan. Sebab, jika sudah memiliki mobil listrik maka harus berinvestasi untuk memperbesar daya listrik rumah.
Mobil listrik saat ini masih dibatasi oleh jarak tempuh dan kecepatannya. Sebagain besar mobil listrik yang saat ini ada, jangkauannya masih sekitar 160 km. Alhasil, mobil listrik saat ini masih kurang pas digunakan untuk perjalanan jarak jauh.
Jika mobil konvensional hanya perlu mengisi BBM beberapa menit, bahkan kurang dari lima menit hingga tanki penuh. Namun hal itu tidka dengan mobil listrik, pengisian daya baterai bisa memakan waktu antara 4-6 jam hingga penuh.
Meski dianggap mengurangi polusi suara, namun sebagian orang saat ini masih menyukai kendaraannya mengeluarkan suara baik itu dari mesin atau knalpot. Namun, kabarnya, karena tak ada suara maka kasus yang banyak terjadi adalah tak ada suara menyebabkan kecelakaan.
Kebanyakan mobil listrik yang saat ini tersedia dimensinya masih kecil. Oleh karena itu, mobil listrik dianggap belum pas jika digunakan untuk keluarga.
Baterai mobil listrik saat ini ternyata harus rutin dilakukan penggantian setiap 3-10 tahun sekali. Tapi hal itu tergantung dari jenis dan penggantian baterai.
Tentu saja, mobil listrik saat ini bisa dinikmati di wilayah kota-kota besar, karena sistem kelistrikannya stabil. Sebab saat ini masih ada wilayah yang kondisi listriknya masih kurang stabil.
Meski ramah lingkungan, namun pada kenyataannya masih ada sejumlah pemerintah di berbagai negara belum memberikan insentif untuk menurunkan pajak mobil listrik. Alhasil mobil listrik saat ini masih dianggap mahal.
Sumber: Liputan6.com
Lebih Dekat dengan Rolls-Royce Phantom IV, Mobil Kerajaan yang Antar Meghan Markle
Jangan Tertipu, Bugatti Chiron di China Memang Tak Bisa Lari Cepat
Perhatikan, Kirim Motor Saat Mudik BBM Wajib Kosong Karena Bahaya
Penjualan Motor Nasional Tembus 2 Juta Lebih Selama Januari Hingga April 2018
Wuling Almaz RS Makin Canggih dan Komplet
Mainan Baru Orang Kaya Indonesia