Menengok Wisata Edukasi Andalan Jember, Apa Saja?
lebih dari 1 tahun yang lalu
Jember- Jawa Timur memang surganya tempat wisata yang asyik-asyik, guys. Selain wisata alam, buatan dan budaya, di Jawa Timur juga ada lho wisata edukatif yang keren banget. Hayo, apa coba?
Yup, kali ini bolehlah melipir ke Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslit Koka) yang merupakan wisata edukasi andalan Kabupaten Jember.
Puslit Koka ini merupakan salah satu daya tarik wisata agro yang terletak di Kebun Percobaan Kaliwining Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji yakni sekitar 12 km ke arah selatan Kota Jember, guys.
Pusat Penelitian ini berdiri sejak 1 Januari 1911 dan merupakan satu-satunya lembaga penelitian kopi dan kakao di Indonesia, lho. Keren, kan?
Baca Juga: Atap Stadion Arcamanik Sport Jabar Bandung Ambruk Diterjang Hujan
Saat pertama kali didirikan, tempat ini bernama Besoekisch Proefstation. Setelah mengalami beberapa kali perubahan baik nama maupun pengelola, saat ini secara fungsional Puslitkoka berada di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian Republik Indonesia. Sedangkan secara struktural dikelola oleh Lembaga Riset Perkebunan Indonesia.
Dalam bahasa Inggris, Puslit Koka ini dinamai Coffee and Cocoa Science Techno Park (CCSTP). Kendati sudah berdiri sejak lama, techno park ini baru diresmikan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof HM Nasir MSi PhD AK pada 20 Mei 2016 lalu.
Setelah itu, tempat ini dikembangkan menjadi kawasan eduwisata bernama COCOPark dan resmi dibuka untuk umum sejak 1 Agustus 2016 silam, guys.
Cocorpark dibangun di atas lahan seluas 160 hektar yang dikelilingi oleh areal perkebunan kopi dan kakao (coklat) yang asri.
Buah cokelat di Cocopark (Twitter/@ind.travel)
Pengunjung dapat menyaksikan sekaligus mempelajari pembibitan dan pembenihan, proses pengolahan, sekaligus menikmati secara langsung hasil produksi kopi dan kakao berupa minuman panas atau dingin, coklat, permen, hingga ice cream.
Ada juga produk olahan seperti kopi sangrai, kopi bubuk murni robusta, arabika dan blending, kopi bubuk herbal, kopi luwak, roti kering cokelat, sabun cuci hingga sabun kecantikan.
Baca Juga: Robot dari Belanda Bersihkan Kali Cengkareng Drain, Gimana Hasilnya?
Hasil produksi ini dapat dijadikan oleh-oleh untuk kerabat atau teman-teman, guys. Di sana ada juga fasilitas perpustakaan, aula, guest house, lapangan tenis, masjid, serta gazebo.
Untuk tiket masuk disini dibanderol dengan harga yang super terjangkau yakni sebesar Rp 5000 per orang. Wisata ini buka setiap hari dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Sementara untuk menikmati tour kebun kopi dan kakao, pengunjung difasilitasi dengan Kereta Flinstone, salah satu kereta dari kayu. Tarifnya juga cukup murah yakni Rp 10.000 saja per orangnya.
Dengan uang segitu, pengunjung sudah bisa berkeliling areal perkebunan lho. Selain itu juga melewati beberapa objek seperti penerapan teknologi budidaya tanaman kopi dan kakao, koleksi plasma nutfah kopi dan kakao, penangkaran Rusa Timor dan Rusa Tutul. Juga bisa melihat proses pengolahan kopi dan kakao menjadi produk siap saji. Seru dan murah meriah.