Dalam upayanya, Fang dituduh telah tidur dengan setidaknya dua wali kota di Midwestern (wilayah AS bagian barat dan tengah) sambil bersantai dengan banyak politisi di seluruh negeri.
(Baca juga : Menteri Agraria dan Tata Ruang: Mafia Tanah Indonesia Luar Biasa! )
Menurut laporan investigasiAxios yang mengutip para pejabat intelijen Amerika saat ini dan sebelumnya, Fang memasuki AS melalui California sebagai mahasiswi pada tahun 2011. Dia menghabiskan empat tahun berikutnya untuk merayu semua orang dari politikus lokal hingga anggota Kongres AS. (Baca: Indonesia Dapat Persetujuan AS Beli Jet Tempur F-15 dan F-18 )
Baca Juga:
- China Tegaskan Tolak Penerapan Sanksi Terhadap Junta Myanmar
- Pria AS yang Hajar dan Menginjak-injak Kepala Wanita Asia 65 Tahun Ditangkap
- Teleponan dengan Prabowo, Menhan AS Berbelasungkawa atas Serangan Teroris di RI
Seorang pejabat intelijen mengatakan di antara politisi yang dekat dengan Fang adalah Anggota Parlemen Partai Demokrat asal California, Eric Swalwell. Dia juga pernah membantu mengumpulkan dana untuk Anggota Parlemen Tulsi Gabbard, politisi Partai Demokrat asal Hawaii.
"Dia sedang menjalankan misi," kata seorang pejabat kontra intelijen AS tentang Fang. Misi itu termasuk banyak rayuan sebelum akhirnya FBI mengetahui kejenakaannya dan dia menghilang pada tahun 2015.
(Baca juga : Sebelum 'Lengser' Trump Tertarik dengan Perkataan Luhut, Soal Apa Itu? )
Sumber intelijen kepada Axiosyang diterbitkan 8 Desember 2020 mengatakan ide Fang adalah bermanuver ke dalam lingkaran pemerintahan utama—dan terkadang tempat tidur politisi—untuk mendapatkan informasi pribadi tentang mereka.