Saat itu tetangga Fatur memang tertarik membeli spring bed dan meminta pedagang untuk menurunkan produknya untuk dilihat. Namun, pedagang kasur itu justru was-was karena takut dimassa dan akhirnya melarikan diri ke Mapolsek Pekalongan Selatan sementara kendaraan bersama barang dagangannya dia tinggalkan begitu saja di rumah Fatur.
"Yang kami inginkan pabrik pembuatanya ditutup agar warga tidak ada yang tertipu lagi terhadap penjualan kasur ini," cetus Fatur.
Dari kasus ini polisi mengamankan lima kasur dan satu unit pikap bernomor polisi G 1776 QZ yang digunakan untuk mengangkut kasur tersebut. Para pelaku hingga saat ini masih dalam pemeriksaan intensif kepolisian.
(ams/sip)