POJOKSATU.id, JAKARTA – Adegan nangis Imas Siti Masitoh saat meminta foto kepada cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno pada 23 Januari 2019 dianggap settingan. Sebab, Imas dan Sandiaga Uno sudah pernah bertemu dalam suatu acara pada 17 Oktober 2018.
Namun tudingan itu dibantah oleh Bagus Siregar, suami Imas Siti Masitoh. Bagus juga membantah kabar hoax yang dilontarkan pendukung capres nomor urut 01 Jakowi-Ma’ruf yang menyebut Imas Siti Masitoh adalah caleg PAN.
Bagus menegaskan bahwa tangisan istrinya saat meminta selfie kepada Sandiaga Uno bukan pura-pura alias settingan.
BACA: 7 Foto Imas Siti Masitoh dan Sandiaga Uno sebelum Adegan Nangis, Benarkah Settingan?
Meski Imas Siti Masitoh pernah bertemu Sandiaga Uno dalam suatu acara pada Oktober 2018, namun dia tidak pernah melakukan selfie. Hal itulah yang membuat Imas memaksanakan diri untuk selfie pada pertemuan keduanya 23 Januari lalu.
“Istri saya bukan caleg, tapi simpatisan kaya gitu, kader lah. Bukan settingan itu, tapi spontanitas,” kata Bagus Siregar, sebagaimana dikutip dari detik.com, Minggu (27/1/2019).
Ketua DPD PAN Kabupaten Sumedang Ajat Sidrajat menegaskan bahwa adegan nangis saat Imas meminta selfie ke Sandiaga Uno bukan settingan. Ia juga menyebut Imas bukan caleg, melainkan kader PAN di Kabupaten Sumedang.
“Bukan, bahkan saya juga taunya dari medsos dan rame di grup internal setelahnya. Saya jamin itu alamiah dan bukan settingan,” ujarnya.
BACA: Kejelian Warganet Ungkap Deretan Sandiwara Sandiaga Uno dan Korban Banjir Makassar, Sandiwara Lagi…
Sebelumnya, pemilik akun Facebook Kartika Yuda menuding postingan video Instagram Sandi yang memperlihatkan Imas nangis minta selfie merupakan settingan.
“Adegan nangis-nangis minta foto bareng ternyata itu settingan Sandiaga dan Caleg PAN Sumedang yang sudah saling kenal. Namanya Imas Siti Masitoh dapil Sumedang ya gaes,” tulis Kartika Yuda.
“Drama hoaxnya, mereka pura-pura gak kenal sampai-sampai itu perempuan minta foto berkali-kali sambil nangis dalam video yang beredar. Mau pamer seolah dicintai rakyat padahal jejak digital gak dibohongi. Dasar Hoax!,” sambungnya.
Hal serupa dikatakan Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli. Ia menuding Sandiaga telah menyewa aktris untuk berakting menangis meminta foto kepadanya saat melakukan kunjungan ke daerah.
Melalui akun Twitter @GunRomli, Guntur mempertanyakan berapa biaya yang dikeluarkan oleh Sandiaga untuk memanggil aktris agar bisa berakting menangis.
“Berapa biaya pasang aktris peran sampai nangis-nangis gitu, gak capek main #SandiwaraUno?,” tulis Guntur, Minggu (27/1/2019).
BACA: Mama Muda Ini Tak Mau Lepas Sandiaga Uno, “Sekali Lagi Pak, Sekali Lagi”
Guntur juga melampirkan foto unggahan salah seorang warganet yakni Dimas Nataprawira yang menyebutkan bahwa wanita yang menangis meminta berfoto bersama Sandiaga Uno merupakan caleg PAN.
“Adegan nangis-nangis minta foto bareng ternyata itu settingan Sandiaga dan Caleg PAN yang sudah saling kenal. Tapi mereka pura-pura gak kenal sampai-sampai itu perempuan minta foto berkali-kali sambil nangis dalam video yang beredar,” tulis Dimas dalam akun media sosialnya.