CNN Indonesia | Kamis, 29/08/2019 18:16 WIB
Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut sebagian akun penyebar hoaks Papua berasal dari luar negeri. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polri mengatakan sebagian dari 1.750 akun media sosial yang diduga menyebar hoaks terkait isu Papua ada yang berasal dari luar negeri.
Akun-akuntersebut sudah dilaporkan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).
"Ada di luar negeri, ada juga di dalam negeri. Itu masih [ditelusuri], nanti buka profil dulu," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo,di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (29/8).
Lihat juga: Polisi Hapus 32 Ribu Konten Negatif di Medsos Soal Papua
Dedi juga menjelaskan ada beberapa pembagian dari hasil penelusuran yang dilakukan oleh pihaknya terkait pemilik akun berkonten negatif soal Papua ini. Bahwa, ada yang berperan sebagai agregator, ada yang bertindak sebagai buzzer, hingga ada yang bertindak sebagai second line buzzer.
"Itu dari dilakukan mapping dan profiling dari 1.750 akun. Dari 1.750 akun ini menghasilkan 32 ribu konten," katanya.
Kata-kata provokatif yang disampaikan melalui akun ini, lanjut dia, biasanya bernada penghinaan hingga ujaran kebencian.
Lihat juga: Ombudsman: Internet Diblokir, Hoaks Papua Tetap Bisa Disebar
Untuk saat ini, Dedi mengaku belum ada tambahan akun yang akan dilaporkan ke Kemkominfo. Yang jelas, saat ini pihaknya terus meminta pihak kementerian terkait untuk segera menghapus dan menindak akun-akun itu.
"Beberapa hari ini saya masih tanya untuk segara dilakukan penindakan hukum terhadap akun yang sudah betul-betul dilakukan identifikasi dan diketahui lokasinya," kata dia.
Penghapusan akun-akun ini menurut dia penting agar berita-berita hoaks terkait Papua tidak lagi bermunculan.
Lihat juga: Sebar Hoaks di Dua Media, Tri Susanti Dijerat Pasal Berlapis
"Ini penting untuk sedikit mengerem berita-berita hoaks ujaran kebencian yang ada di medsos menyangkut isi Papua," kata dia.
[Gambas:Video CNN] (tst/arh)
Tulisan ini merupakan bagian dari kumpulan artikel dalam Fokus: “Rusuh di Jayapura”
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
LIHAT SEMUA Berita Daerah Terbaru
SAAT INI
Juara MotoGP, Joan Mir, bertekad tampil lebih bagus di MotoGP Doha 2021 dibanding seri pertama di MotoGP Qatar 2021 akhir pekan lalu.
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
TERPOPULER