PIKIRAN RAKYAT - Otoritas Tiongkok dengan cepat memperluas upaya karantina raksasa yang ditujukan untuk menahan penularan dari wabah mematikan pada Jumat, 24 Januari 2020
Ada pun laporan yang dinyatakan AFP, bahwa kota yang kini diisolasi oleh pihak Tiongkok sebanyak 13 kota dan 41 juta penduduk.
Penduduk yang dikarantina pun gelisah ketika mereka harus diperiksa terkait adanya virus corona yang menyebabkan demam dan flu, dengan angka kematian meningkat menjadi 26.
Baca Juga: Proses Sidang Pemakzulan Trump Berangsur Sengit, Tim Hukum Trump: Dakwaan dari DPR Tidak Sah
Sementara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunda mengumumkan keadaan darurat global meskipun adanya laporan terkait kasus yang sudah terjangkit wabah virus itu ke banyak negara lain.
Tiongkok dikabarkan memperluas pengunciannya mencakup area dengan jumlah penduduk yang lebih besar dari penduduk Kanada.
Baca Juga: Garuda Indonesia Pastikan Virus Corona Tidak Melalui Maskapainya
Berbagai perayaan Tahun Baru Imlek telah dibatalkan. Sementara penutupan sementara Kota Terlarang Beijing, Disneyland Shanghai, dan bagian dari Tembok Besar diumumkan masih akan ditutup untuk mencegah penyebaran penyakit lebih lanjut.
Artikel Rekomendasi