Berbicara saat menggelar konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Maliki, Retno menuturkan, bantuan ini akan disalurkan melalui Palang Merah Internasional (ICRC) dan Badan Bantuan dan PekerjaanPBBuntuk PengungsiPalestinadi Timur Dekat (UNRWA).
"Tentang dukungan Indonesia kepada Palestina, termasuk saat terjadi pandemi. Kami juga membahasnya. Indonesia berkomitmen untuk memberikan USD 2,3 juta untuk Palestina melalui berbagai mekanisme secara bilateral maupun melalui UNRWA dan ICRC," ucap Retno.
"Saat ini, pemerintah Indonesia sedang berkomunikasi erat dengan otoritas Palestina, UNRWA, dan ICRC. Dan, kami berharap dana bantuan penanggulangan Covid di Palestina bisa dicairkan pada semester pertama tahun ini," sambungnya pada Rabu (10/2/2021).
Baca Juga:
- Tolak Telepon Menlu AS, Abbas Ingin Bicara Langsung dengan Biden
- Sektor Pariwisata Menjadi Tonggak Pemulihan Ekonomi yang Terdampak Pandemi COVID-19
- AS Sebut Kontrol Israel atas Tepi Barat sebagai Pendudukan
Dia kemudian mengatakan, sebagai salah satu co-chair dari Covax AMC Engagement Group, dia juga menyoroti pentingnya memastikan akses dan distribusi vaksin yang adil dan setara kepada rakyat Palestina.Baca juga: Palestina Mulai Kampanye Vaksinasi untuk Berangus Covid-19
Dalam pertemuan tersebut, dia dan Maliki juga membahas mengenai kemungkinan jalan untuk dimulainya kembali pembicaraan damai dengan Israel. Renti menegaskan bahwa pembicaraan dan negosiasi harus dilanjutkan lebih cepat daripada nanti dan Indonesia siap untuk berkontribusi.
Retno mengatakan, dia dan Maliki juga membahas mengenai persaturan Palestina. Diplomat senior Indonesia menegaskan pentingnya persatuan dan soliditas Palestina. "Ini menjadi lebih penting menjelang pemilihan Presiden dan Parlemen yang direncanakan di Palestina. Oleh karena itu, pertemuan di Kairo sangat penting dan saya berharap pertemuan berikutnya di bulan Maret juga akan membawa hasil yang positif," ujarnya.
"Persatuan yang kuat sangat penting untuk memastikan pemilu yang sukses di Palestina. Dan untuk tujuan ini, Indonesia siap mengirimkan pengamat kami atas permintaan Anda, tentunya," sambungnya.
Dia kemudian mendoakan agar situasi kondusif ini terus terjaga dan berharap Israel juga dapat mendukung perkembangan positif ini.Baca juga: Hamas dan Fatah Sepakati Prosedur Pemilu Palestina
"Mari kita terus bekerja sama untuk menjaga kondisi yang kondusif tidak hanya dalam persiapan pemilu Anda tetapi juga untuk negosiasi Anda selanjutnya, untuk perdamaian yang adil dan langgeng," ungkapnya.
"Dan kondisi kondusif tersebut juga diharapkan dari pihak Israel antara lain dengan menghentikan pencaplokan. Sekali lagi, terima kasih banyak atas pertemuan ini. Dan mari kita terus bekerja sama dan yakinlah, Indonesia akan selalu bersamamu," tukas Retno.
Lihat Juga: Fans Banget Sama JKT48! Kalian Juga Ngga? Ada Podcast Yang Bahas Seputaran JKT 48, Langsung Aja Dengerin !!!
(esn)