BJ Habibie Meninggal
Hadiah Terbesar BJ Habibie untuk Aceh itu Bernama Pencabutan DOM
Bahkan dengan jiwa besar, Presiden BJ Habibie kala itu secara resmi menyampaikan permintaan maaf negara kepada Aceh pada peringatan 17 Agustus 1998.
Laporan Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Indonesia berduka.
Presiden ke 3 RI, BJ Habibie meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9/2019).
Habibie meninggal pada pukul 18.05 WIB dalam usia 83 tahun.
Bapak Teknologi Indonesia tersebut meninggal karena sakit yang dideritanya dan ia sudah dirawat secara intensif sejak 1 September 2019.
Dibalik berita duka, tahukah anda bahwa Habibie punya cerita dengan Aceh?
Baca: Video - Ayah Pembunuh Anak Berkebutuhan Khusus di Aceh Utara Dituntut 20 Tahun Penjara
Saat menjabat Presiden, Habibie pernah memberikan hadiah terbesar untuk Aceh yang tercatat dalam sejarah, yaitu pencabutan Daerah Operasi Militer (DOM).
Sekedar mengulang sejarah, dalam rentang medio 1989-1998, Presiden Soeharto memberlakukan operasi militer dengan sandi Operasi Jaring Merah untuk menumpas pemberontakan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di bawah pimpinan Hasan Tiro.
Selama periode itu, pemerintah menyatakan Aceh sebagai Daerah Operasi Militer (DOM) dan mengirimkan pasukan Tentera Nasional Indonesia (TNI).
Dalam operasi itu, pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat terjadi di Aceh.
BJ Habibie Meninggal Dunia
BJ Habibie cabut DOM di Aceh
BJ Habibie dalam kenangan
BJ Habibie Cendekiawan Bangsa
BJ Habibie Bapak Teknologi Indonesia
|Jasa BJ Habibie di Aceh - Selain Cabut DOM, juga Sekolahkan Anak Korban ke Jakarta, Begini Ceritanya|
|Duka Untuk Habibie, Seluruh Kantor Instansi Pemerintah Abdya Kibarkan Bendera Setengah Tiang|
|Ternyata BJ Habibie Pernah Dukung Potong Tangan Koruptor di Aceh, Begini Ceritanya|
|Mimpi BJ Habibie yang Belum Terwujud, Terbangkan Pesawat N-250 dan R-80 Buatan Sendiri|
|KontraS Desak Pemerintah Bangun Monumen BJ Habibie di Aceh, Bentuk Apresiasi Karena Cabut DOM|