Dalam kehidupan semua orang pasti mempunyai jalan hidup berbeda. Pada dasarnya semuanya pasti akan merasakan yang namanya senang dan susah dalam kehidupan, baik buruknya kehidupan serta mudah sulitnya kehidupan.
Saat orang sedang menjalani kehidupannya, kadag kala tanpa kita sadari apa yang kita jalani membuat kita berubah menjadi bukan diri sendiri. Dan hal ini dapat kita lihat dari beberapa tanda-tandanya. Berikut adalah 10 Tanda Kehilangan Jati Diri yang membuat Anda tidak seperti Anda yang dulu.
1. Tidak merasa bahagia
Saat seseorang sering berfikir negatif, itu merupakan tanda awal kalau dia tidak merasa bahagia. Sama halnya dengan kita yang meilihat diri sendiri kemudian serasa tidak puas dengan apa yang ada pada diri kita, hal itulah yang dapat membuat diri kita kehilangan jati diri kita.
2. Mengabaikan kata hati
Ketika kita tahu hati kita mengucapkan kata A, secara keras kita melawan dan melakukan yang hal yang berbalik. Jika hal ini terjadi, maka kemungkinan kita tidak lagi bisa membedakan mana perkara yang baik dan mana yang buruk. Sebab apa yang terlintas dalam hati adalah kemungkinan besar perkara baik yang harus diikuti.
3. Tidak merasa nyaman meski dengan orang terdekat
Tanda lain bahwa kita kehilangan jati diri adalah kita merasa malu atau tidak nyaman meski sedang bersama orang terdekat. Kita lebih senang menyendiri daripada berkumpul dengan orang-orang sekitar. Mungkin saat ini juga kita harus evaluasi diri kita sendiri.
4. Tidak menghargai diri sendiri
Terkadang kita tidak sadar bahwa kita sendiri ternyata sedang mengesampingkan prinsip pribadi atau bahkan menjatuhkan diri sendiri. Kita lebih mengedepankan ego dan tidak menghargai diri sendiri. Kita sering melakukan hal yang seharusnya tidak perlu dilakukan.
5. Mencari “pengakuan” dari orang lain
Kita mungkin merasa tidak puas dengan kehidupan kita sendiri. Kemudian kita akan berusaha mencari pengakuan dari orang lain mengenai hidup yang kita jalani. Kita merasa lebih baik daripada mereka. Dengan itu, kita akan menjadi lupa diri dan sudah kehilangan jati diri kita.
6. Sering berbicara negatif mengenai orang lain
Biasanya, orang yang tidak merasa bahagia, mereka akan sering membicarakan sesuatu dari orang lain. Yang dibicarakan bukanlah sisi positifnya, melainkan sisi negatif yang dimiliki orang tersebut. Yah, membicarakan suatu hal buruk di balik orang tersebut adalah kebiasaan yang sulit untuk dihindari.
7. Negatif thinking
Hati-hati jika kita memang mudah tersingung dengan omongan orang lain, mudah marah, apalagi dipenuhi perasaan negatif. Jika itu memang melekat pada diri kita, mungkin kita akan menjadi orang yang kaku dan juga tidak tahu dimana harus bisa bercanda dengan orang lain serta mengendalikan emosi.
8. Keluar dengan orang-orang yang tidak sukai
Mungkin kita tahu bahwa kita tidak menyukai mereka, akan tetapi kita memaksakan untuk tetap pergi bersama mereka. Memang kita masih membutuhkan mereka, sebab kita masih membutuhkan adanya pengakuan. Jika sudah seperti ini, maka kita harus lebih berhati-hati.
9. Tidak mengungkapkan emosi dengan jujur
Kita mungkin lebih sering menyimpan perasaan kita sendiri. Bahkan perasaan negatif sering kali kita pendam dan tidak bertujuan untuk mengungkapkannya. Hingga akhirnya kita menjadi orang yang tidak bahagia. Sebenarnya perasaan tersebut merupakan penyakit yang seharusnya kita ungkapkan agar tidak menjadi beban dalam diri kita sendiri.
10. Melakukan aktivitas yang tidak disukai
Kita tahu jika kita tidak suka dengan aktivitas semacam itu. Tapi kita tetap saja memaksakan untuk melakukan hal itu. Maka ketika itu juga kita mungkin akan merasa tidak bahagia karena terseret pada dunia yang sebenarnya tidak kita sukai.
sumber : http://www.lihat.co.id/
gambar : google