tim, CNN Indonesia | Senin, 07/10/2019 10:59 WIB
Ilustrasi buah kiwi (Meditations/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketika ditanya dari mana asal buah kiwi, sebagian besar orang pasti menjawab Selandia Baru. Tak heran, nama ini biasanya dikaitkan dengan Selandia Baru yang menjadi Negeri Kiwi - yang padahal merujuk pada hewan -
Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya Selandia Baru bukanlah negara lahir buah kiwi. Kesalahpahaman ini berasal dari fakta bahwa Selandia baru adalah negara pertama yang berhasil mengembangkan buah kiwi komersial pertama yang layak untuk ekspor.
Lalu dari mana asal kiwi? Jawabannya adalah China. Kiwi, dikenal juga sebagai gooseberry China.
"Kiwi adalah buah asli China, namun hanya sedikit yang tahu itu," kata agronom dan peneliti Italia Ottavio Cacioppo Mengutip SCMP.
Ottavio adalah orang yang memperkenalkan kiwi ke Italia sekitar 50 tahun lalu.
Lihat juga: Melahap 6 Manfaat Buah Kiwi untuk Kesehatan
"China menanam kiwi jauh sebelum Selandia Baru tahu apa itu, tapi masalahnya adalah bahwa sampai beberapa tahun yang lalu tak ada data resmi tentang produksi China, jadi tak ada yang benar-benar punya gambaran yang jelas. Jadi itu sebabnya orang jadi 'sesat' dan berpikir bahwa kiwi lahir di Selandia Baru."
Fakta unik lainnya adalah ternyata produksi kiwi di Selandia Baru masih kalah dengan Italia. Selandia Baru berada di posisi ketiga dan Italia berada di posisi dua penghasil kiwi terbesar dunia.
Di tahun 1971, Cacioppo memperkenalkan tanaman kiwi pertama ke Italia ketika ia mencari tanaman alternatif yang cocok untuk meremajakan ekonomi pedesaan di selatan negara yang lebih miskin.
"Sepintas itu bukan buah yang indah, tetapi begitu dibelah, rasanya lezat dan sangat bergizi," kata Cacioppo.
"Saya jatuh cinta pada pandangan pertama."
Ternyata tanaman kiwi ini tumbuh sumbur di tanah bekas rawa yang sekarang disebut Pontine Plains, terletak antara Roma dan Napoli. Tempat ini sempat dihindari karena dianggap sebagai gurun yang penuh malaria.
Lihat juga: Tips Menjaga Kesegaran Buah-buahan Kita
Namun setelah 'dirawat' kawasan ini berubah menjadi kawasan hijau tempat melimpahnya vegetasi dan kebun buah yang subur, termasuk kiwi.
Orang yang datang ke tempat ini bahkan menjulukinya sebagai Little New Zealand.
"Ada iklim mikro khusus di sini yang optimal untuk perkebunan kiwi," kata Mauro Perpetuini, produsen lokal yang memiliki 17 hektar tanaman kiwi.
"Kiwi Pontine terkenal karena memiliki sifat-sifat yang menyenangkan indera: warna hijau paling cerah, rasa paling manis, dengan tingkat kepahitan halus yang menggoda lidah," katanya.
(chs)
Foto: GutundTasty/Pixabay
buah kiwi
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
LIHAT SEMUA InFashion
SAAT INI
Ketua SETARA Institute Hendardi menilai upaya pencegahan aksi terorisme memerlukan partisipasi dari masyarakat, tidak hanya aparat.
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
TERPOPULER