Polisi bubarkan massa Haul Syekh Abdul Qodir Jaelani. (twitter: @Mia_Andyy/Bantennews)
Melalui akun Twitter @Kabar_FPI, Minggu (29/11/2020), FPI mengunggah video situasi padatnya acara Haul Syekh Abdul Qadir Jailani.
SuaraJogja.id - Setelah ramai menyoroti acara Maulid Nabi dan Pernikahan Putri Imam Besar FPIHabib Rizieq Shihab, publik saat ini kembali dibuat heboh oleh acara Haul Syekh Abdul Qodir Al Jailani di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
Sama seperti acara Habib Rizieq, Haul Syekh Abdul Qodir Al Jailani juga menimbulkan kerumunan jemaah. Pondok pesantren asuhan KH Uci Turtusi atau Abuya Uci tersebut dipadati peserta acara.
Melalui akun Twitter @Kabar_FPI, Minggu (29/11/2020), FPI mengunggah video situasi padatnya acara Haul Syekh Abdul Qadir Jailani.
"Semoga pascaacara pagi tadi Abuya Uci aman dan tidak seheboh di Petamburan. Tidak ada paksa memaksa tes swab sekampung, tidak ada semprot-semprot desinfectant sampai dua kali sambil bawa senjata lengkap," cuit FPI.
"Orang Banten emang 'Pohara Jasa'. Semoga Allah menjaga Abuya Uci Turtusi. Beliau adalah Ulama NU yang istiqomah, yang tidak pernah mau diajak kongkalikong oleh siapapun dalam kemungkaran. Aamiin," tukas akun Twitter FPI.
Polisi Bubarkan Haul Syekh Abdul Qodir Al Jailani di Tangerang
Petugas gabungan Polresta Tangerang, Kodim 0510/Tigarakasa, dan Satpol PP Kota Tangerang membubarkan kerumunan Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Jailani di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, Desa Sukamantri, Tangerang, Minggu (29/11/2020).
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradu bersama Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf Bangun Siregar memimpin langsung proses pembubaran tersebut.
Secara persuasif, Ade meminta jemaah menjalankan protokol kesehatan dengan tidak berkerumun. Ade juga meminta agar masyarakat menggunakan masker.
"Menjaga jarak atau tidak berkerumun merupakan bagian dari pelaksanaan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19 ini," kata Ade melalui WhatsApp kepada Suara.com.
Ade menerangkan, pelaksanaan protokol kesehatan semata untuk menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat.
Karenanya, orang nomor satu di Polresta Tangerang itu meminta masyarakat bekerja sama menegakkan protokol kesehatan, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan.
Ia menambahkan, petugas akan terus berkeliling memberikan imbauan dan mencegah terjadinya kerumunan. Selain itu, masyarakat yang masih kedapatan tidak memakai masker juga akan diedukasi melalui patroli keliling.