"Selain memantulkan gelombang akustik biasa, lapisan inversi juga berkemampuan memantulkan gelombang mekanik dan akustik ekstrim dalam bentuk gelombang kejut. Sehingga dapat menyebarkan suara dan efek getaran di wilayah yang lebih jauh," tandasnya.
Sebelumnya, warga Lampung kembali mengaku mendengar suara dentuman. Dentuman dilaporkan didengar beberapa warga wilayah di Kabupaten Lampung Utara.
"Iya, tadi pagi memang ada cukup luas mendengar dentuman 07.40 WIB. Kalau di grup dirasakan di Kelapa Tujuh, Kebon Empat, daerah Pasar Lama, dan sekitar Kotabumi," kata analisis geolitika BMKG Lampung Utara, Teguh, saat dihubungi detikcom, Jumat (5/2).
Teguh mengaku mendengar dentuman tersebut. Namun, terkait dentuman ini, BMKG Lampung Utara tak mencatat ada kejadian gempa bumi.
"Saya juga dengar, seperti ban truk meletus. Tapi saya konfirmasi ke teman yang tadi pagi, tak ada aktivitas seismik atau kegempaan di daerah Kotabumi, Lampung Utara. Jadi sampai sekarang belum diketahui sumber bunyinya dari mana. Karena saya keliling juga tak menemukan ada truk mogok," jelasnya.
"Yang pasti bukan dari aktivitas gempa bumi, dan belum ditemukan sumbernya dari mana," tambah Teguh.
(whn/jbr)