Tak Hanya Jadi Bapak Demokrasi, Ini 6 Prestasi BJ Habibie Semasa Hidup
BJ Habibie Tutup Usia
Presiden Ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie | Antara
AKURAT.CO, Kabar duka menyelimuti Tanah Air. Presiden Ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie atau lebih dikenal BJ Habibie, mengembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Subroto, Rabu (11/9) sekitar pukul 18.05 WIB. Rencananya jenazah akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, pada siang hari ini, Kamis (12/9).
Semasa hidupnya, pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 tersebut dikenal dengan segudang prestasi, terutama dalam bidang kedirgantaraan. Hal inilah yang membuat Habibie selalu terkenang di hati masyarakat.
Dihimpun oleh AKURAT.CO dari berbagai sumber, berikut 5 prestasi yang pernah diraih oleh BJ Habibie semasa hidupnya.
baca juga:
- Dipakai Siarkan Irene vs GothamCess, Apa itu Aplikasi Twitch?
- Pemerintah Akan Bangun 41 GigaWatt Konstruksi Pembangkit Listrik
- Pemerintah Gaet Bank Dunia Susun Peta Jalan Transportasi Massal Berbasis Listrik
1. Penemu teori kedirgantaraan
Habibie merupakan tokoh Tanah Air yang terkenal dengan ilmu penerbangannya. Selama tinggal di Jerman, ia berhasil menemukan teori yang membuatnya diperhitungkan oleh para ahli kedirgantaraan Jerman. Ialah progression crack theory atau teori keretakan. Teori tersebutlah yang membuat dirinya mendapat julukan 'Mr. Crack' oleh para ahli.
2. Mendirikan Komnas Perempuan
Habibie juga dikenal sebagai salah satu pemimpin yang memelopori gerakan anti kekerasan. Pada tahun 1998, ia menandatangani Keputusan Presiden dalam mendirikan Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan). Berdirinya lembaga tersebut merupakan bentuk perhatian Habibie dan juga terhadap peristiwa kekerasan seksual terhadap perempuan pada peristiwa kerusuhan Mei 1998.
3. Mendirikan pabrik pesawat terbang
Ketertarikannya di dunia penerbangan membuat hatinya tergugah untuk mendidikan PT Indonesia Pesawat Terbang Nurtanio pada tahun 1976. Kala itu, pabrik tersebut merupakan satu-satunya di Asia Tenggara. Kemudian pada tahun 1985, pabrik tersebut berganti nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN), yang sekarang lebih dikenal dengan PT Dirgantara Indonesia.
4. Raih penghargaan internasional
Semasa hidupnya, Habibie banyak meraih penghargaan internasional. Di antaranya adalah Gesselschaft fuer Luft und Raumfahrt (Lembaga Penerbangan dan Angkasa Luar) Jerman, The Royal Aeronautical Society London (Inggris), The Royal Swedish Academy of Engineering Sciences (Swedia), serta The Academie Nationale de l’Air et de l’Espace (Prancis) dan The US Academy of Engineering (Amerika Serikat). Tak hanya itu, ia juga pernah meraih penghargaan Edward Warner Award, serta Award von Karman yang hampir setara dengan Hadiah Nobel.
5. Referendum Timor Timur
Referendum Timor Leste bisa jadi salah satu warisan Habibie yang paling diingat oleh masyarakat. Pasalnya, setelah selama 23 tahun bergabung dengan Indonesia, Timor Timur memilih menentukan jalannya sendiri.
Meski sempat mencoba untuk mempertahankan, keputusan tersebut pun akhirnya disetujui oleh Habibie. Menurutnya, setiap bangsa berhak untuk menentukan nasibnya sendiri. Tak hanya itu, Habibie sendiri yang meminta referendum bagi Timor Timur ke PBB, yang pada saat itu dipimpin Kofi Annan pada 27 Januari 1999.
6. UU Pers
Pada saat menjabat sebagai presiden RI, Habibie membuka kran-kran demokrasi. Ia mencabut seluruh undang-undang yang dianggap membatasi kemerdekaan pers, termasuk peraturan tentang Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP). Sebagai gantinya, pemerintah memberlakukan UU Pers No. 40 tahun 1999 yang menjamin adanya kebebasan pers. Atas jasanya ini, Habibie dikenal sebagai Bapak Demokrasi.
Itulah sederet prestasi yang pernah diraih oleh Presiden Ketiga RI, BJ Habibie. Selamat jalan, Pak Habibie! []