Soal Penjualan Saham Bir Delta, PKS Sarankan Anies Keluarkan Diskresi
Penjualan saham di PT Delta merupakan janji politik Anies saat kampanye.
M Nurhadi Rabu, 11 November 2020 | 17:47 WIB
SuaraBatam.id - Kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan oleh pendeta di Batuaji hingga saat ini belum menunjukkan adanya perkembangan. Polisi masih terus melakukan pencarian keberadaan pelaku.
Pantauan SuaraBatam.id, rumah pelaku di Perumahan Marina Garden, Tanjunguncang terlihat sepi. dengan pintu tertutup rapat, nampak tidak ada satupun aktivitas di bangunan itu.
Tak jauh dari rumah pelaku, nampak gereja yang menjadi tempat beribadah pelaku dan juga korban juga tidak ada aktivitas, gereja dengan bangunan semi permanen tersebut tertutup rapat.
Bahkan tidak ada plang nama gereja, begitu juga pengurusnya yang tidak ada di tempat. Semua pintunya terlihat terkunci dari luar.
Baca Juga: Memilukan! Gadis Belia Semalaman Jadi Budak Nafsu 3 Remaja Tanggung
Ketua RT02 RW 12 Tanjunguncang, Nasikin mengatakan, rumah pendeta berinisial NPS sudah kosong sejak beberapa hari terakhir. Ia mengaku tidak mengetahui pasti keberadaan pelaku dan keluarganya.
"Sejak ramai-ramai keluarga korban ke Polsek Batuaji kemarin, pendeta dan keluarganya itu setahu saya sudah tidak ada lagi di rumah," kata Nasikin saat ditemui di rumahnya yang tidak jauh dari rumah pelaku, Kamis (11/11/2020).
Ia juga menjelaskan, keluarga korban dan pelaku memang sangat dekat. Sebelumnya, keluarga korban juga jadi salah satu yang turut membantu mendirikan gereja tersebut.
Keluarga korban juga tidak menyangka anaknya dilecehkan oleh pelaku, sehingga pihaak keluarga berharap pelaku segera diproses hukum.
"Kalau korban ini masih warga saya, kalau untuk pelaku ini warga RT 01. Tapi memang berdekatan," katanya.
Baca Juga: Polisi Ungkap Pengiriman Sabu via Jasa Ekspedisi di Batam, Begini Modusnya
Nasikin selaku ketua RT setempat sangat menyayangkan kejadian tersebut, terlebih lagi dilakukan oleh oknum pendeta. Pihaknya sendiri juga berharap agar Polisi bisa segera mengungkap kasus tersebut.