Mantan senator Partai Republik dari Pennsylvania dan calon presiden itu juga mengatakan Demokrat akan menanggapi hal yang sama dengan mengenakan tuduhan penipuan pemilih seandainya mereka yang tertinggal.
"Jika Joe Biden akan menang dengan 10 poin, dan (tiba-tiba) dia kalah, 'Penipuan!' Ini akan menjadi seruan pihak lain (Joe Biden) juga," ujar Santorum.
Meskipun Santorum membela presiden, dia pada Jumat juga mengkritik pidato anti-konsesi dari Gedung Putih.
Baca juga: Kenapa Penghitungan Suara Pilpres Amerika Berbeda Antar Media?
"Banyak dari pernyataan itu tidak faktual dan kadang-kadang menghasut dan bukan sesuatu yang harus dikatakan oleh presiden Amerika Serikat," kata Santorum.
“Bagaimana Anda bisa mengatakan, 'Kami harus menunggu dan menghitung suara di Arizona, dan saya bisa memenangkan hal ini', tetapi jika Anda menghitung suara di Philadelphia, (apakah) Anda mencuri suara?'" ucapnya.
"Kenyataannya di Pennsylvania, Demokrat memberikan suara melalui pos dan Partai Republik memberikan suara secara langsung, dan itu karena Anda meminta mereka untuk melakukannya,” terangnya.
Baca juga: Cek Fakta Pilpres Amerika: 8 Kebohongan Trump dalam Pidato Tuduhan Penipuan
Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone. Syarat & Ketentuan