Usulan bantuan tersebut diajukan pemerintah daerah tahun lalu tepatnya 2020. Adapun realisasinya masuk pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2020. Dana sendiri turun awal Desember lalu.
Hanya saja karena anggaran turun di akhir tahun, pemkab belum mencairkan dana tersebut. Salah satu alasannya keterbatasan waktu sehingga kesulitan memenuhi syarat administrasinya. Akhirnya anggaran diarahkan ke APBD Kabupaten Pacitan 2021.
"Sampai saat ini belum di berikan ke yayasan, kita masih menunggu proses administrasinya," papar Bupati Pacitan dua periode itu.
Terkait dugaan adanya muatan politis dalam pencarian dana hibah tersebut, Indartato tegas membantah. Tujuannya, kata dia, semata untuk kesejahteraan masyarakat Pacitan.
Hal itu tak lain karena keberadaan museum akan menjadi obyek wisata baru. Dengan makin banyaknya wisatawan yang datang tentu saja perekonomian masyarakat Pacitan juga ikut terangkat.
"Kami mohon maaf kalau ada yang kurang pas. Tetapi sekali lagi itu semua tujuannya untuk kemakmuran masyarakat Pacitan," pungkasnya.
(fat/fat)