Asal Muasal Tradisi Trick or Treat dalam Perayaan Halloween, Dulunya untuk Memberi Makan Hantu
Inilah sejarah tradisi trick or treat yang dilakukan dalam perayaan Halloween. Awalnya tradisi tersebut untuk memberikan makanan kepada para hantu.
TRIBUNNEWS.COM - Tradisi Halloween yang kerap dirayakan oleh masyarakat Eropa maupun Amerika Serikat identik dengan kebiasaan trick or treat.
Pada perayaan Halloween yang jatuh pada tanggal 31 Oktober malam, anak-anak akan mengenakan kostum seram sembari mengucapkan kata trick or treat kepada pemilik rumah yang mereka kunjungi.
Ucapan trick or treat pada perayaan Halloween tersebut memiliki arti ‘Beri kamu permen atau kami jahili’.
Kebiasaan trick or treat yang lekat dengan perayaan Halloween memiliki sejarah tersendiri di baliknya.
Kebiasaan trick or treat berasal dari tradisi Pagan yang dianut oleh masyarakat Eropa dan Amerika Serikat sejak abad ke-18.
Dilansir dari laman Dailystar.co.uk, warga masyarakat Eropa dan Amerika Serikat memiliki kebiasaan memakai baju seram agar tak dapat dikenali oleh para hantu.
Bersamaan dengan itu, setiap pemilik juga menaruh makanan dan minuman di luar pintu rumah mereka sebagai persembahan untuk para hantu.
|Ucapan Terakhir ZA Kepada Ibunya Sebelum Serang Mabes Polri: Ma, Zakiah Keluar Sebentar|
|50 Ucapan Selamat Paskah 2021 Penuh Makna dalam Bahasa Indonesia, Inggris, dan Gambar, Kirim ke WA|
|Orangtua ZA Baru Sadar Putrinya Terpapar Paham Radikal Setelah Cek Akun Instagram-nya|
|Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo Subianto Tertinggi, Tapi Berat Jika Maju Pilpres 2024|
|Bupati Bandung Barat Tersandung Dugaan Korupsi, Ini Calon Penggantinya yang Mantan Artis Ganteng|