Pendakian Ciremai via jalur Linggarjati yakni pendakian dengan jalur kabupaten Kuningan sama seperti jalur Palutungan. Desa Linggarjati adalah tempat start pendakian jalur Linggarjati. Nama tersebut terkenal juga sebagai “Perjanjian Linggarjati” pada masa agresi militer Belanda yakni tahun 1946. Di desa tersebut juga berdiri gedung sebagai saksi sejarah perjanjian tersebut. Selain itu daerah Linggarjati juga terdapat wisata air yakni pemandian air panas Sangkan Hurip.
Jalur pendakian Linggarjati kerap disebut juga dengan jalur Linggasana, awalnya memang demikian namun sekarang dua jalur tersebut sudah merupakan dua jalur yang berbeda. Hanya saja kedua jalur tersebut akan bertemu di titik yang sama. Jalur Linggarjati ini lebih sulit dari jalur lain di Ciremai. Medan pada jalur ini lebih curam dan lebih menanjak.
Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat dengan ketinggian 3078 mdpl. Secara administratif, Gunung Ciremai terletak di Kabupaten Cirebon, Kuningan dan Majalengka. Pendakian gunung Ciremai yang paling populer ada tiga yakni jalur Palutungan, jalur Linggarjati dan jalur Apuy.
Akses menuju basecamp pendakian gunung Ciremai via Linggarjati tidaklah sulit. Yang pertama tujulah terminal Cilimus, atau Anda bisa langsung bertanya kepada orang akomodasi menuju Desa Linggarjati. Terdapat banyak akses menuju Desa Linggarjati dari kota Kuningan. Biasanya angkutan umum akan menurunkan pendaki di pertigaan Linggarjati, selanjutnya kita harus menuju Pos Pendakian Linggasana yakni start pendakian gunung Ciremai via Linggarjati. Untuk ke sana kita bisa naik ojek atau naik kendaraan bak terbuka. Biasanya bayar Rp 10.000/orang
Tiket masuk Gunung Ciremai (Update per bulan April 2015) naik 100% menjadi Rp 50.000. Menurut masyarakat setempat tarif tersebut dianggap sangat mahal.
Perjalanan pertama kita akan berjalan di atas aspal dan jalur tanah yang masih relatif landai dan agak menanjak. Dibutuhkan 1 jam perjalanan untuk sampai pada Pos Cibunar.
Selanjutnya perjalanan akan menemui ladang dan hutan pinus. Dan sampailah pada pos selanjutnya yakni Pos Leuweung Datar.
Selanjutnya menuju Pos Kondang Amis tidak memakan waktu yang lama. Hanya sekitar 30 menit. Di Pos Kondang Amis inilah yang memiliki lahan yang cukup luas sehingga cukup untuk mendirikan tenda banyak.
Menuju pos selanjutnya yakni Kuburan Kuda treknya semakin sempit dan lebih rimbun akan pepohonan. Di Pos Kuburan Kuda juga terdapat lahan yang cukup luas.
Dari pos Kuburan Kuda menuju Pangalap dibutuhkan waktu sekitar 1 jam. Medan juga masih sama seperti trek sebelumnya.
Selanjutnya kita akan melewati trek yang lebih curam dan menanjak, untuk kemudian sampai pada pos Tanjakan Seruni. Di Pos ini juga terdapat lahan yang cukup luas.
Pos selanjutnya yakni pos Bapak Tere (bahasa sunda dari “bapak tiri”). Hal ini dikarenakan perjalanan menuju pos ini sangat kejam seperti ayah tiri. Perjalanan menuju pos ini lebih melelahkan karena tingkat kemiringan trek sangat miring. Namun santai saja karena pada akhirnya kita akan mendapati hadiah yang luar biasa di puncak gunung Ciremai.
Di pos Batu Lingga dahulu terdapat batu besar makanya dinamakan “Batu Lingga”. Namun karena sering dijadikan persembahan dan tempat pemujaan maka batu tersebut diterjunkan ke bawah gunung. Sehingga sekarang kosong dan hanya lahan biasa yang muat untuk mendirikan 2-3 tenda.
Perjalanan menuju Pos Sangga Buana membutuhkan waktu 2 jam perjalanan. Di Pos Sangga Buana inilah tempat paling favorit untuk mendirikan tenda karena lokasi yang nyaman dan strategis untuk melakukan summit attack pagi hari mengejar sunrise di puncak gunung Ciremai.
Menuju pos Pengasinan dibutuhkan 45 menit perjalanan. Pos Pengasinan adalah lahan yang luas dan bisa menampung banyak tenda, hanya saja tidak ada pepohonan yang menutupi atau vegetasi yang rimbun sudah tidak aja jadi sangat rawan terkena badai atau angin gunung secara langsung jika bermalam di sini.
Untuk sampai pada puncak hanya diperlukan waktu 30 menit. Di puncak gunung Ciremai ini kita bisa melihat puncak gunung Slamet, Gunung Sindoro-Sumbing, dan laut Cirebon.
Kita kalkulasikan total perjalanan pendakian gunung Ciremai via Jalur Linggarjati,
Pos Linggasana – Pos Cibunar (1 jam)
Poc Cibunar – Pos Leuweung Datar(30 menit)
Pos Leuweung Datar – Pos Kondang Amis (30 menit)
Pos Kondang Amis – Pos Kuburan Kuda (1 jam)
Pos Kuburan Kuda – Pos Pangalap (1 jam)
Pos Pangalap – Pos Tanjakan Seruni (1,5 jam)
Pos Tanjakan Seruni – Pos Bapa Tere (2 jam)
Pos Bapa Tere – Pos Batu Lingga (1 jam)
Pos Batu Lingga – Pos Sangga Buana(2 jam)
Pos Sangga Buana – Pos Pangasinan (45 menit)
Pos Pangasinan – Puncak Ciremai (30 menit)
TOTAL = 11 jam 45 menit. Tidak termasuk dengan waktu bermalam dan istirahat. Rata-rata waktu yang diperlukan untuk mendaki gunung Ciremai adalah 2-3hari 1malam/2 malam. Untuk perjalanan turun gunung biasanya hanya 7-8 jam.
Nama: Gunung Ciremai
Ketinggian: 3.078 mdpl
Lokasi: Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat
Letusan terakhir: 1938
Pengelola: Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC)
Alamat: Jl. Raya Kuningan-Cirebon Km 9 No 1 Manislor Jalaksana Kuningan, Jawa Barat 45554
Telp/fax : (0232) 613152
Email : btn_gciremai@ymail.com
Facebook : Btn Gunung Ciremai
Yotube : Data Base TNGC
Website: http://tngciremai.com
Spot alam: Hutan, Sabana, Bukit, kawah
Sumber air:
Flora: Pinus merkusii, Puspa, Akasia, Soro, Cemara gunung, Edelweis jawa
Fauna:
Bangkong bertanduk (Megophrys montana)
Percil Jawa (Microhyla achatina)
Kongkang Jangkrik (Rana nicobariensis)
Kongkang kolam (Rana chalconota)
Katak-pohon Emas (Philautus aurifasciatus)
Bunglon Hutan (Gonocephalus chamaeleontinus)
Cecak Batu (Cyrtodactylus sp.)
Elang Hitam (Ictinaetus malayensis)
Elang Brontok (Spizaetus cirrhatus)
Elang Jawa (Spizaetus bartelsi)
Puyuh-gonggong Jawa (Arborophila javanica)
Walet Gunung (Collocalia vulcanorum) [masih perlu dikonfirmasi]
Takur Bultok (Megalaima lineata)
Takur Tulung-tumpuk (Megalaima javensis)
Berencet Kerdil (Pnoepyga pusilla)
Anis Gunung (Turdus poliochepalus)
Tesia Jawa (Tesia superciliaris)
Ceret Gunung (Cettia vulcania)
Kipasan Ekor-merah (Rhipidura phoenicura)
Burung-madu Gunung (Aethopyga eximia)
Burung-madu Jawa (Aethopyga mystacalis)
Kacamata Gunung (Zosterops montanus)
Trenggiling biasa (Manis javanica)
Tupai kekes (Tupaia javanica)
Kukang (Nycticebus coucang)
Surili jawa (Presbytis comata)
Lutung budeng (Trachypithecus auratus)
Ajag (Cuon alpinus)
Telegu (Mydaus javanensis)
Kucing Hutan (Prionailurus bengalensis)
Macan Tutul (Panthera pardus)
Kancil (Tragulus javanicus)
Kijang (Muntiacus muntjak)
Jelarang Hitam (Ratufa bicolor)
Landak Jawa (Hystrix javanica)
Hutan: Hutan pegunungan bawah (submontane forest), hutan pegunungan atas (montane forest) dan hutan subalpin (subalpine forest)
Jalur pendakian:
jalur via Desa Palutungan
jalur via Desa Linggarjati (Kab. Kuningan)
jalur via Desa Apuy (Kab. Majalengka)
jalur via Desa Padabeunghar (di perbatasan Kuningan dengan Majalengka di utara)
Puncak: Puncak Sunan Mataram (3.058 mdpl) dan Puncak Sunan Cirebon (3.078 mdpl)
Kawah:
View gunung lain dari puncak: Gunung Cikuray, Gunung Slamet, Gunung Galunggung, Gunung Guntur, Gunung Papandayan, Gunung Patuha, Gunung Sumbing, Gunung Sindoro
Tarif daki: Rp 50.000/orang (April 2015)
Mitos: sebagai tempat bertapa Sunan Gunung Jati
Kismis (kisah misteri): pada pos tertentu mengandung cerita atau kisah mistis
http://sahabatzieranerg.blogspot.com
http://maargeologiunpad.blogspot.com
http://www.kaskus.co.id
https://ekaprimasatya.wordpress.com
http://shelterbamboo.blogspot.com
http://m.kaskus.co.id
http://djombie.blogspot.com
http://erwin-cci.blogspot.com
http://wisata.kompasiana.com
http://merbabu.com
http://alfinpecintaalam.blogspot.com
Jalur Setianegara masih sangat minim informasi dan bukan merupakan jalur resmi. Jalur ini terletak di wisata alam Lambosir, desa Setianegara, Cilimus, Kuningan, Jawa Barat.... Read More
Jalur pendakian Ciremai via Sadarehe merupakan jalur alternatif dan masih sepi oleh pendaki. Jalur Sadarehe sendiri terletak di kawasan wisata Sadarehe Ds. Payung Kec.... Read More
Gunung Ciremai memiliki ketinggian 3.078 mdpl sekaligus menjadi elevasi tertinggi di Tanah Pasundan, Jawa Barat. Gunung Ciremai adalah gunung stratovolcano tipe A yang terletak... Read More
Pendakian via Jalur Apuy Gunung Ciremai adalah jalur pendakian dari kabupaten Majalengka. Jalur Apuy ini merupakan jalur pendakian yang populer dan menjadi salah satu... Read More
Pendakian gunung Ciremai via jalur Palutungan merupakan jalur pendakian yang populer. Gunung Ciremai memiliki ketinggian mdpl (meter di atas permukaan laut) sebesar 3.078, karena... Read More
44 Comments for Pendakian Ciremai Via Jalur Linggarjati
via linggar mah latihan kaki 😀
enak mah via apuy skrng mah banyak wisata hiiiiii
Saya naik ke gunung ini sdh 2x (Des 1990 dan Des 1992) via Linggarjati, yang waktu itu ber-base point dari rumah/warung Pak Amat/Pak Juned. Belakangan saya ketahui bahwa sebenarnya saya belum mencapai puncak yg sebenarnya (Puncak Sunan Cerebon, 3.078 mdpl), tetapi hanya puncak tertinggi ke-dua, Puncak Sunan Telaga/Sunan Mataram, 3.058 mdpl, yang saya kira, saat itu, adalah puncak tertinggi Ceremai. Pada waktu itu memang informasi ngga segampang spt sekarang ini, apalagi di saat itu pendaki di puncak sedikit (kebanyakan turun lagi krn keletihan, kehabisan air, dsb) shg tdk ada yg menginformasikan bhw sebenarnya puncak tertingginya masih jauh. Kecewa memang, ternyata ngga sampai menjejakkan kaki di dataran 3.078 mdpl karena minim informasi. Berkaitan dengan tulisan di atas, yang menyebutkan: “Pos Pangasinan – Puncak Ciremai 3078 mdpl (30 menit),” saya bisa memastikan bahwa yang dimaksudkan itu adalah puncak yg sama dengan ‘anggapan’ saya dulu, yaitu puncak tertinggi ke-dua (Puncak Sunan Telaga/Sunan Mataram, 3.058 mdpl alias, maaf, ‘puncak palsu’. Karena dari foto satelit Google, ditambah informasi koordinat dari Wikipedia, puncak (dalam artian titik tertinggi dari suatu dataran) Gn. Ceremai (3.078 mdpl), adanya di sebelah utara. Sedangkan kita yg nongol dari Pangasinan, saat berada di atas (3.058 mdpl) (sudah bisa melihat kawah), posisinya ada di sebelah Tenggara. Artinya, untuk menuju koordinat puncak dimaksud, masih diperlukan berjalan lagi (cenderung datar) mengitari kaldera, kira-kira satu jam perjalanan dari titik 3.058 mdpl (bukan 30 menit dari Pangasinan). Mohon tanggapannya. Trims, Salam Rimba!
keren kang, kapan2 bisa kesana aminn
saya dari mapala surabaya, ada mapala sekitaran gunung ciremay gk, yg bisa membantu mensukseskan kegiatan kita untuk pendakian gunung ciremay??? terimakasih
Ada kang tinggal calling aja ke saya , nih nomernya 089678941799
Untuk via lingkar jati tgl 6 feb.2016 tutup apa bk gan
Semua Pos Buka Gan Jamil,
barusan ane konfirmasi ke pos Linggarjati. tanggal 5 besok ane berangkat ke Base Camp, mungkin Pagi tgl 6 Feb start pos Palutungan.
Ane hari ini berangkat der via linggarjati start ba’da shubuh..
mohon info tentang ijin mendaki ceremai terbaru, maklum saya jadul banget walopun sudah 7 kali naik ceremai tahun 1991 – 2002 belum berstatus taman nasional. Apakah pakai simaksi seperti g gede pangrango ? trima kasih
Antara tahun 1995 – 2000 Saya sudah menempuh pendakian ke gunung ciremai 4 kali, 3 diantaranya sampai puncak dan 1 kali ngcamp… semua jalur pendakian sudah saya lalui, jalur maja ( apuy ), linggarjati ( cibunar ), dan palutungan
mengenai cerita mitos, bahwa jangan sembarang dalam segala hal, itu memang benar adanya, dan jangan sekali-kali kita menganggap remeh, apalagi merusak lingkungan dan habitat yang ada di sana, tentunya akan tahu sendiri akibatnya…
seperti yang pernah saya alami, ketika saya melakukan perjalan turun pada saat melihat burung ayam hutan yang berbulu cantik maka terbersit hatiku untuk menangkapnya dan membawanya pulang, pasti merupakan binatang yang langka di daerah saya, terkesima penampilan menarik akhirnya saya ikuti burung ayam tsb, dan entah karena saya sudah dipengaruhi oleh bisikan untuk menagkap atau memang sengaja burung tersebut untuk menggoda, supaya saya celaka, burung itu memang tak mau jauh dari hadapan saya, binatang itu hanya melompat semeter demi semeter ……ketika saya terus ikuti dan berusaha menangkapnya, mungkin Allah masih melindungiku, dan secepat mungkin saya berusaha sadar, dan tanpa ada yang mengetahui sebenarnya saya sudah ditinggal rekan rombongan dan tidak melihat saya, dan yang lebih ngeri lagi pas burung itu singgah dan bertengger di atas ranting pohon yang dibawahnya jurang yang curam, kuucapkan kalimat Allah dan cepat2 istigfar, akhirnya pikiranku sadar, secepat itu pun saya langsung balik lagi menyusul rekan2, untungnya mereka belum begitu jauh walau tak nampak, sembari berteriak “jangan tinggalin saya oooiiiiyyyy”. setengah lari akhirnya saya bisa bergabung lagi dengan mereka.
Dampak dari kejadian itu, ketika saya pulang naik angkutan umum, faktor cape masih bisa saya tahan, tapi pas mengingat kejadian dan membayangkannya tiba-tiba dalam angkutan umum tersebut saya langsung ambruk tak sadarkan diri, gelap semua yang ada disekitar, dan tahu-tahu saya sudah ada dibawah pinggir jalan raya, yang konon kata teman yang menolong pada saat saya ambruk, saya pingsan………..
dari peristiwa itu saya ambil hikmahnya, bahwa alam kadang bersahabat kalau kita ramah, sebaliknya
bisa alam bisa marah bila kita tak menghargainya, termasuk yang ada disekitarnya……….
Libur tahun baru ini..ada yang mau naek ke Ceremay ga ya…kalau ada saya pengen donk berengan..kerena saya belum pernah naek gunung Ceremay…saya pengen bngt k Ceremay….yang mau dn boleh di sama saya…Calling no ni ya.083893328804..terima kasih..
Ntah udah berapa kali naik gunung ini, semua track udah dicoba, tp gapernah bosen buat naek lagi
mau tanya gan..klw ke Ciremai bawa motor di base camp..ada parkir/penitipan motor ny kn..
rencana tgl 28 , 29 des 2016 ane dan temen2 mao ke sana via linggarjati, kira2 masih buka gx yaah …
ane, jg rencananya mau k sna. & katanya buka, ane jg bareng kawan. ane jln tgl 29 mlm. dr jkt. ne kontak ane 081289899135. klo qt mau gabung.
Saya juga skrng tepatnya siang akan nanjak ke gunung ciremai yuk yang mau barengan .ane dari cirebon star dari cirebon jam 10 pagi .tim ane terdiri cuman 2 orang
Cari barengan ciremai via linggarjati april 2017
Pin : D46122D8
Wa : 089510314738
tanggal 3 aja mas, saya bertiga dari Jakarta.
mepo Kampung Rambutan.
Saya dari Tangerang insyaallah mau naik jalur Linggar jati tanggal 12 April 2017 . Apabila ada point point yang bisa membantu mohon bantuan nya . Terimakasih agan and sist
Maaf mas saya rencana mau muncak 29 april- 1 mei ..
Mhon pencerahannya untuk simaksi dan dibuka apa tutup ya, soalnya mau muncak 4 orang nih mas..mkasih
Kita dari Subang ada rencana Bulan juni tgl 29 mau naek ke ciremai,,, mohon pencerahan nya gan jalur mana sebaik nya & soal buka tutup jalur,,, syukur” klo ada yg mau bareng
My pin D6B948C7
Saya tangal 28 juni isya alloh
Saya dari cibitung mau naik cremai tnggl 30 jalur lingkarjati , kira” persaratan ya apa aja om buat pendaftaran , mohon pencerahan ya om
ni no pin ane D174EB3C ,,,,, trima kasi
yang ingin naik bulan juli tanggal belasan atau akhir juli, atau bulan agustus ini kontak saya id line: coeg_cupcupcup
Aslmkm, salam kenal saudara2ku, sy dari Lampung ada rencana naik sekitar tgl 17/18 Agustus (mingguan ini) hanya berdua dg istri, Krn kami belum pernah mohon reka2 yg bs bantu informasi dan, jika berkenan kami ingin bergabung. Rncn dr Lampung tgl 16Agustus (rncn bw mobil sendiri).
Yg berkenan silahkn kontak kami WA 082180550388
Trmksh sblmnya….
Terimakasih banyak bang atas informasinya, sangat membantu saya dalam mepersiapkan segala sesuatu sebelum melakukan pendakian di gunung Ciremai
terimakasih banyak infonya, semoga tahun ini bisa mendaki gunung ini, amien
Intinya jangan mengotori alam apalagi gunung, lumayan cape kalo musti jadwal kegiatan sapu jagat. Hargai juga orang-orang yang sudah tidak ada ketika melihat nisan di gunung manapun. Berdoalah untuk mereka, buat yang muslim kirim Al-fatihah untuk yang sudah meninggal, tawaqal serta minta perlindungan sama Allah, Insya Allah perjalanan lancar dan tepat waktu