PERCUT SEITUAN, metro24jam.com – Aksi pencurian di wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan terlihat semakin merajalela. Dalam 2 bulan terakhir, kawanan pencuri menggasak rumah warga yang sebelumnya sudah dibobol.
Pencurian terjadi kembali di rumah milik Ilyasa Nawawi (34) di Jalan Medan Percut/Jalan Kawasan Industri, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (19/1/2019) malam.
Ditemui di kantor Polsek Percut Sei Tuan, Senin (21/1/2019) siang, Ilyasa mengaku bahwa rumahnya sudah 2 kali dibobol maling dalam 2 bulan terakhir.
Peristiwa itu terjadi saat Ilyasa bersama istri dan kedua anaknya sedang pergi mengunjungi orangtuanya di Jalan Irian Barat, Gang Tawon, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Ilyasa langsung kaget ketika pulang sekitar pukul 21.15 WIB. Kondisi rumahnya sudah berantakan. Apalagi, beberapa barang berharga miliknya sudah tak lagi berada di tempat semula.
Setelah diperiksa, Ilyasa mengaku kehilangan TV LED LG 32 inci yang baru dibelinya seharga Rp3,5 juta, TV Sharp 33 inc, kompor gas 2 tungku berikut selangnya, kompor gas 1 tungku merk Miyako dan, mesin pompa air merk Shimizu, mesin cuci 1 tabung merk Sanken, DVD 1 unit merk Air Lux, 3 unit tabung 3 Kg, serta kereta sorong serta barang berharga lainnya.
“Total kerugian sekitar Rp10 juta,” katanya.
Menurut Ilyasa, 2 bulan sebelumnya, rumahnya itu juga dimasuki maling dengan cara merusak jendela belakang rumah. Ketika itu, para pelaku yang diduga lebih dari 1 orang menggasak tabung dan kompor gas serta barang lainnya.
Sabtu (19/1/2019) malam kemarin, para maling itu masuk dengan merusak pintu belakang. Setelah ditelusuri, dari para tetangga, diduga pelaku kali ini berjumlah 2 orang.
“Ada warga yang melihat dan cerita ke saya kalau pelakunya 2 orang. Mereka melangsir barang saya di rumah menuju semak-semak dari belakang menuju jalan setapak di samping,” ungkapnya.
Aksi pencurian di kawasan tempat tinggalnya itu, menurut Ilyasa, sudah sangat meresahkan warga. Dia menduga, para maling itu adalah para pengguna narkoba berada di sekitar rumah yang baru ditempatinya selama 3 bulan terakhir.
Pria bekerja di perusahaan kesehatan ini bahkan pernah menegur para pecandu itu ketika mereka mengkonsumsi narkoba di depan rumahnya.
“Awalnya banyak kumpul pria di semak-semak di bawah pohon mangga depan rumah saya. Rupanya mereka pakek narkoba, jadi saya tegurlah. Sejak itu mereka gak disitu lagi,” katanya.
Dia menduga, salah satu pelaku pencurian itu adalah para pengguna narkoba tersebut. “Karena ada yang melihatnya,” sebut Ilyasa, sembari memperlihatkan surat bukti tanda laporan polisi No: STTLP/191/I/2019/SPKT Percut. Ilyasa pun berharap polisi segera menangkap pelakunya.
“Biar warga gak ketakutan lagi, maunya polsi menangkap pelaku penyalahgunaan narkoba di sini. Pencurian juga marak. Semoga wilayah kami dan Percut Sei Tuan umumnya aman dari pelaku itu semua,” harapnya. (asn)