Demo di Jayapura Ricuh, Saidiman: Aksi Kekerasan dan Merusak Begini Harus Mendapatkan Penanganan Maksimal
Petugas kepolisian melepaskan tembakan gas air mata untuk menghalau massa saat berlangsungnya aksi unjuk rasa di Jayapura, Papua, Kamis (29/8/2019). Sejumlah gedung perkantoran terbakar saat unjuk rasa yang berujung ricuh. | ANTARA FOTO/Indrayadi TH
AKURAT.CO, Soal kerusuhan dan demo di Jayapura, Papua, pengamat politik Saidiman Ahmad mengatakan aksi anarkis yang merusak dan merugikan harus mendapat penanganan maksimal.
Saidiman Ahmad prihatin dengan pemberitaan media online yang mengatakan jika adanya demo yang semakin memanas, setelah membakar kantor Majelis Rakyat Papua, massa membakar kantor Telkom, kantor pos, dan sebuah SPBU.
"Saya setuju rakyat Papua diberi hak untuk menentukan nasibnya sendiri. Karena itu terkait dengan masa depan mereka. Tapi aksi kekerasan dan merusak begini harus mendapatkan penanganan maksimal. Hukum harus ditegakkan," tulis @saidiman di Twitter, yang dikutip AKURAT.CO, Jumat (30/8/2019).
baca juga:
- Cegah Penyebaran Virus, Pemkab Wondama Sediakan 700 Dosis Vaksin untuk Guru
- 9 Fraksi Sepakati Pimpinan Pansus, Azis: RUU Otsus Papua Resmi Dibahas Hari ini
- Kasad Andika Lantik 70 Pati Baru, Putra Papua Naik Jadi Jenderal Bintang Tiga
Saat itu, memang massa demo kembali bertindak anarkis dengan melempari gedung pertokoan dan perkantoran, serta membakar mobil di jalan yang mereka lewati di daerah tersebut.
Aparat keamanan juga berusaha menghalau massa peserta demonstrasi di Kota Jayapura, Papua, yang bertindak anarkis dengan tembakan gas air mata.
Hal itu dilakukan untuk membubarkan kerumunan massa yang sudah bertindak anarkis tersebut, sehingga mereka terlihat berlarian mundur. Kemudian, terlihat dari kejauhan, Kantor Pos dan Kantor Telkomsel Jayapura terbakar. []
Saya setuju rakyat Papua diberi hak untuk menentukan nasibnya sendiri. Karena itu terkait dengan masa depan mereka. Tapi aksi kekerasan dan merusak begini harus mendapatkan penanganan maksimal. Hukum harus ditegakkan. https://t.co/EaUHx3XJ0U — Saidiman Ahmad (@saidiman) August 29, 2019