palestina
Arab Saudi tangkapi warga Palestina karena dukung Hamas
Dua tahun belakangan, Saudi telah mendeportasi sedikitnya seratus warga Palestina lantaran mendukung Hamas atau mengirim uang ke kampung halaman mereka. 04 September 2019 23:18
Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)
Faisal Assegaf
Arab Saudi terus menangkapi warga Palestina tinggal di negara Kabah itu karena menyokong Hamas. Mereka ditahan termasuk pengusaha Usamah dan Hisyam Filali, Muhammad bin Mahfuz, Waris bin Mahfuz, dan Saleh Abu Ghosy.
Melalui akun Twitternya, Prisoners of Conscience - lembaga nirlaba pemantau hak asasi manusia di Arab Saudi - mengungkapkan sejauh ini sekitar 150 orang ditahan karena terlibat kegiatan amal, termasuk para pebisnis dan 40 orang di Jeddah saja.
Pasukan keamanan Saudi menggrebek rumah-rumah warga Palestina nbiasanya malam. Mereka kemudian mengungci perempuan dan anak-anak dalam satu ruangan, menyita telepon seluler mereka, baru kemudian menangkap.
Prisoners of Conscience menyebutkan semua tahanan dilarang mengontak keluarga mereka. Sebagian bahkan sudah dua tahun mendekam dalam penjara. "Keluarga beberapa tahanan Palestina tidak mengetahui kabar kerabatnya selama Ramadan dan Idul Fitri lalu."
Selama beberapa bulan terakhir, pasukan keamanan Saudi secara rahasia melancarakan operasi penangkapan besar-besaran terhadap warga Palestina menetap di negeri Dua Kota Suci itu.
Dua tahun belakangan, Saudi telah mendeportasi sedikitnya seratus warga Palestina lantaran mendukung Hamas atau mengirim uang ke kampung halaman mereka. Saudi memang sudah menyatakan Al-Ikhwan al-Muslimun dan Hamas sebagai organisasi terlarang.