Banyak Bengkel Sering Lakukan Kesalahan Saat Ganti Oli Motor
Banyak orang salah kaprah, yang ternyata justru membawa efek buruk untuk sepeda motor.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ganti oli sudah menjadi rutinitas buat pemilik sepeda motor.
Tampaknya memang remeh dan bisa dilakukan siapa saja.
Tapi, ada hal-hal yang harus diperhatikan terkait dengan cara dan efeknya jika tidak dilakukan dengan benar.
(Baca: Baru Saja Beli Aki Motor, Eh Sudah Rusak, Apa Karena Kualitasnya Kurang Bagus? )
KompasOtomotif kembali diingatkan oleh Sulaiman, mekanik bengkel sepeda motor Honda di Jl Radin Inten-RS Soekanto, Jakarta Timur, bahwa banyak orang salah kaprah, yang ternyata justru membawa efek buruk untuk sepeda motor.
Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengganti oli sepeda motor:
1. Tidak menyemprot lubang oli mesin dengan udara bertekanan tinggi.
Ini sering dilakukan banyak bengkel, dengan maksud agar pelumas di dalam mesin cepat keluar.
Ternyata ini salah kaprah.
”Kalau disemprot kencang, kotoran yang terdapat di filter oli tersebar ke area mesin. Memang yang akan menetes lebih banyak, tapi lebih dianjurkan agar didiamkan saja sampai habis,” kata Sulaiman, (26/8/2016).
|PERUM DAMRI Buka Trayek Trans Kalimantan Berangkat Setiap Hari Pukul 16.00 WIB Biaya Terjangkau|
|Seorang Pegawai Bank Curi Uang Rp 2,5 Miliar Milik Nasabah di Sambas, Uang Kampus Turut Jadi Korban|
|Sekeluarga Ditemukan Bersimbah Darah dalam Kamar, Diduga Keras Korban Aksi Brutal Anak Kandung|
|Demokrat Versi KLB Ditolak, Nicodemus R Toun : Kita Mengarah Pada Pembentukan Partai Baru|
|RAMALAN Zodiak Scorpio Hari Ini Kamis 1 April, Libra Cancer Hingga Taurus|