CNN Indonesia | Selasa, 22/01/2019 06:30 WIB
Ilustrasi. (Istockphoto/CiprianNasalean)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang pria Palestina tewas ditembak ketika sedang berupaya menikam satu Pasukan Pertahanan Israel (SDF) di Tepi Barat pada Senin (21/1).
"Penyerang itu datang menggunakan kendaraan dari Nablus, keluar dari kendaraan dan berupaya menikam seorang tentara SDF yang ada di dekat pos pemeriksaan," demikian pernyataan militer Israel.
Pernyataan itu berlanjut, "Seorang tentara lainnya merespons dengan menembak ke arah teroris itu dan menetralkannya."
Meski demikian, militer Israel memastikan bahwa tak ada personel yang terluka dalam insiden tersebut.
Lihat juga: Palestina Bebaskan Terpidana Warga AS Penjual Lahan ke Israel
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Palestina juga mengonfirmasi bahwa salah satu warga mereka tewas. Namun, tak ada komentar lebih lanjut dari otoritas Palestina.
Aksi saling serang seperti ini memang kerap terjadi di Tepi Barat setelah perundingan damai antara Israel dan Palestina gagal pada 2014.
Tak lama setelah dilantik pada 2016, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menggagas upaya perundingan damai kedua negara, tapi sampai saat ini belum ada perkembangan lebih lanjut.
Lihat juga: Seorang Wanita Palestina Ditembak Mati Tentara Israel
Salah satu isu utama yang memicu pertikaian antara Israel dan Palestina adalah kedua belah pihak memperebutkan Yerusalem sebagai ibu kota mereka kelak.
Ketika perundingan masih terus berlanjut tanpa solusi, Trump memutuskan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, keputusan yang dikecam oleh kebanyakan negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa. (has/has)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
SAAT INI
Peneliti Militer Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Muhammad Haripin menilai pemesanan senjata untuk Komcad mesti dibarengi dengan sejumlah perbaikan.
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
TERPOPULER