Yayat mengatakan jika balapan Formula E bertujuan mendukung pengembangan industri otomotif berbasis listrik, maka itu harus di sinergikan dengan kebijakan dan keputusan presiden tentang mobil listrik yang belum keluar sampai sekarang. (Baca: Bertaraf Internasional, Formula E Diyakini Tingkatkan Perekonomian Jakarta )
"Jadi kalau konteksnya pengembangan otomotif dibidang kemajuan transportasi listrik itu bagus," ujar Yayat Supriatna saat dihubungi SINDOnews, Jumat (19/7/2019).
Selanjutnya Yayat menuturkan bahwa sampai saat ini belum ada kota di Indonesia yang melakukan pengembangan kendaraan berbasis listrik. Maka itu ia mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk serius dalam menghelat balapan Formula E agar dapat menjadi percontohan bagi kota-kota di Indonesia. (Baca: Anies Baswedan: Alhamdulillah Jakarta Jadi Tuan Rumah Formula E )
Baca Juga:
"Artinya kalau kita hanya memindahkan Formula E, ya sama saja kita sekedar menjadi tuan rumah dan tidak mendapatkan prestasi," tuturnya.
Terakhir Yayat mengimbau Pemprov DKI, untuk belajar kepada negara Singapura yang notabene berpengalaman dalam menghelat balapan Formula 1 di tengah kota.
"Ajang Formula E jadikan kebanggaan dan menjadi sebuah sebuah prioritas buat kita," imbuhnya.
(ysw)