Dalam istilah Jawa, petani hidup dengan cara bertani atau gesang petanen, pakaryaning nggarap sawah, atau pekerjaannya menggarap sawah. Di dalam struktur sosial masyarakat Jawa, ada pengelompokkan wong luhur, wong gedhe, dan wong cilik. Petani, dalam struktur sosial tersebut, dikelompokkan ke dalam wong cilik atau orang kecil.