Lebih lanjut, Gamal menjelaskan latar belakang pendidikan Budi. Dia menyebut Budi memiliki latar belakang pendidikan di bidang nuklir.
"Beliau kalau tidak salah lulusan nuklir ITB lalu juga pengalamannya di bidang perbankan, apakah kompetensi itu relevan dengan kebutuhan kesehatan?" ucap Gamal.
Gamal kemudian menyinggung Menteri Agama yang dirombak lantaran bukan berlatar tokoh agama. Dia menyebut keputusan Jokowi mengambil risiko lantaran memilih Budi yang bukan berasal dari tenaga kesehatan.
"Kalau kita lihat periode sebelumnya Kementerian Agama dengan sebuah logika berpikir yang sama kan dan ternyata hari ini kita saksikan hasilnya tidak cukup memuaskan. Dan Pak Jokowi saya lihat mengambil risiko ketika nanti kepemimpinan yang baru dari Kementerian Kesehatan atau Menteri Kesehatan tidak mampu menyelesaikan masalah dalam tempo singkat tentunya itu akan menjadi kritik besar bagi beliau karena telah mengambil keputusan-keputusan baru," kata dia.
Menurut Gamal, Budi memiliki tantangan agar beradaptasi dengan cepat serta meyakinkan publik dengan jabatan yang diembannya.
"Saya pikir demikian dan itu tantangan Menkes bagaimana beliau mampu beradaptasi, lalu mampu meyakinkan publik itu yang paling penting untuk bisa menyelesaikan permasalahan dalam tempo singkat," ujarnya.
(lir/jbr)