Direktur teknik PSSI, Indra Sjafri berharap bisa melihat lebih banyak pemain muda Indonesia berkarir di Eropa.
Dengan banyaknya pemain di luar negeri akan lebih mudah untuk Timnas Indonesia dalam mengatur persiapan. Dimana selama ini kita selalu disibukan dengan latihan jangka panjang.
Indra Sjafri, yang merupakan mantan pelatih Timnas U-19 dan U-23 ini mengatakan bahwa para pemain itu akan memiliki gaya hidup sepak bola Eropa.
Ia berharap bisa mengirim pemain Indonesia untuk menjalani masa pinjaman di klub Eropa.
“Kami tidak lagi mengirim satu tim ke luar negeri, tapi menitipkan satu atau dua pemain di setiap klub yang ada di luar negeri,” kata Indra Sjafri dalam webinar Youth Football Development bersama Kemenpora. halaman 2 dari 3
Dengan banyaknya pemain di luar negeri akan lebih mudah untuk Timnas Indonesia dalam mengatur persiapan. Dimana selama ini kita selalu disibukan dengan latihan jangka panjang.
Baca Juga :
- PSSI Gelar ePiala Indonesia 2021 untuk Membentuk Timnas eFootball untuk Pertama Kalinya
- 14 Gol Tanpa Balas, Jepang Mengamuk Dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022
- Terkuak, Penyebab Ismed Sofyan 'Hilang' dari Skuat Persija di Piala Menpora 2021
Indra Sjafri, yang merupakan mantan pelatih Timnas U-19 dan U-23 ini mengatakan bahwa para pemain itu akan memiliki gaya hidup sepak bola Eropa.
Ia berharap bisa mengirim pemain Indonesia untuk menjalani masa pinjaman di klub Eropa.
“Kami tidak lagi mengirim satu tim ke luar negeri, tapi menitipkan satu atau dua pemain di setiap klub yang ada di luar negeri,” kata Indra Sjafri dalam webinar Youth Football Development bersama Kemenpora. halaman 2 dari 3
“Kalau ramai-ramai (satu tim) maka mereka akan komunikasi dengan bahasa Indonesia, mungkin kadang-kadang makan-makanan Indonesia juga. Tapi kalau sendiri, mereka akan dipaksa untuk bisa belajar gaya hidup sepak bola Eropa,” tambahnya.
“Kalau ada 10 sampai 20 anak main di Eropa saya yakin membangun tim sepak bola tidak perlu berbulan-bulan,” ujar Indra Sjafri.
“Tidak perlu ada TC jangka panjang, mungkin kita cukup dengan TC sesuai dengan aturan FIFA, 2 atau 3 minggu pertandingan,” tuturnya.
Sejauh ini beberapa nama yang sudah meniti karir di Eropa antara lain Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk), Witan Sulaemen (FK Radnik), Yanto Basna di Thailand dan Firza Andhika yang sempat bermain di AFC Tubize, Belgia beberapa tahun lalu. halaman 3 dari 3
“Kalau ada 10 sampai 20 anak main di Eropa saya yakin membangun tim sepak bola tidak perlu berbulan-bulan,” ujar Indra Sjafri.
“Tidak perlu ada TC jangka panjang, mungkin kita cukup dengan TC sesuai dengan aturan FIFA, 2 atau 3 minggu pertandingan,” tuturnya.
Sejauh ini beberapa nama yang sudah meniti karir di Eropa antara lain Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk), Witan Sulaemen (FK Radnik), Yanto Basna di Thailand dan Firza Andhika yang sempat bermain di AFC Tubize, Belgia beberapa tahun lalu. halaman 3 dari 3