Kebangkitan Wuhan adalah sekilas ke dunia pasca-pandemi yang diharapkan banyak orang pada tahun 2021 nanti. (Baca: AS Gertak Iran dengan Kapal Selam Nuklir Bersenjata Rudal Tomahawk )
"Selama masa epidemi, Wuhan benar-benar kota yang mati," kata salah satu orang yang bersuka ria saat dia makan daging yang ditusuk dengan sekelompok teman, sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (22/12/2020).
“Setelah dibuka kembali, saya belum pernah melihat begitu banyak orang. Sekarang semua orang keluar untuk makan dan bersenang-senang."
Baca Juga:
Kota itu meluncurkan total penguncian atau lockdown 76 hari dari 23 Januari hingga 8 April setelah wabah pertama, dan belum melaporkan kasus baru COVID-19 sejak awal Mei.
Awal bulan ini, kota tersebut bahkan meluncurkan video promosi untuk menarik wisatawan.
“Dari segudang lampu yang berkelap-kelip di sepanjang Sungai Yangtze dan tarian serta musik yang menakjubkan dari kapal pesiar Zhiyin, hingga cahaya yang berkilauan dan suara-suara indah dari livehouse...beri saya lima! Semua orang!," bunyi video promosi tersebut. (Baca juga: Penumpang Meninggal karena COVID-19, Penerbangan United Airlines Kacau )
Itu terjadi ketika Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan tim ahli internasional yang akan melakukan perjalanan ke China bulan depan untuk menyelidiki asal-usul COVID-19. Mereka akan pergi ke Wuhan dan akan melakukan penyelidikan dengan bebas.