Duta Besar Jepang Melayat ke Kediaman Gesang
TEMPO Interaktif, Surakarta - Maestro keroncong Gesang Martohartono tidak hanya dimiliki masyarakat Indonesia. Dia telah pula menjadi sosok yang dikagumi oleh masyarakat dunia, khususnya Jepang.
Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kojiro Shiojiri mengatakan lagu Bengawan Solo yang diciptakan Gesang pada 1940 sangat dicintai masyarakat Jepang.
"Lagu itu mencerminkan perasaan masyarakat Indonesia yang sangat ramah. Karenanya, kami menjadi merasa sangat dekat dengan masyarakat Indonesia," ujarnya kepada wartawan saat melayat ke rumah duka Jumat (21/5) pagi.
Sehingga, dia menyebut Gesang telah berjasa besar dalam mempererat hubungan Jepang-Indonesia, khususnya di bidang kebudayaan.
Masyarakat Jepang dikatakannya merasa sangat kehilangan dengan meninggalnya Gesang pada usia 92 tahun. "Kami akan menyebarkan rasa cinta kepada Gesang, kepada para generasi muda di Jepang," pungkasnya.
UKKY PRIMARTANTYO
Lihat Juga
Kerudung Biru Terusan Hitam, Teror 33 Menit yang Menyelinap ke Mabes Polri
Penembak yang diidentifikasi sebagai Zakiah Aini menyelinap masuk Mabes Polri dan menembakkan senjata. Insiden itu terekam kamera.