CNN Indonesia | Selasa, 17/09/2019 17:11 WIB
Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli KPK berdemo mendukung revisi UU KPK. (CNN Indonesia/Setyo Aji Harjanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Massa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli KPK berdemonstrasi mendukung dan mengapresiasi DPR yang telah mengesahkan revisi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, di depan Gedung DPR, Jakarta, Selasa (17/9).
Mereka datang dengan mobilpikap yang dimodifikasi dengan pengeras suara. Salah seorang yang turut mengikuti aksi mengaku tidak tahu apa yang tuntutan aksi yang diikutinya. Pemuda yang berusia 15 tahun itu mengaku hanya diajak.
"Saya diajak. Diajak saja," kata pemuda yang menolak menyebutkan namanya itu di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (17/9).
Lihat juga: Massa Aksi Demo Mengaku Dibayar dan Tak Paham Masalah KPK
Beberapa orang massa lainnya juga mengaku hanya diajak. Mereka, bahkan tidak mengerti isu yang dibawa dalam aksi tersebut.
Padahal, beberapa di antara mereka terpantau menenteng spanduk 'Apresiasi DPR RI karena sahkan Revisi UU KPK'. Mereka juga memakai topeng bergambar wajah Wakil Ketua KPK Saut Situmorang sambil membawa spanduk 'KPK Jangan Baper'.
Saat ditanya CNNIndonesia.com apa alasan mereka mengikuti aksi, mereka hanya geleng-geleng kepala sambil tersenyum. Namun, mereka mengaku dijanjikan ongkos lantaran mengikuti aksi ini.
"Dapat ongkos, mas," kata salah satu peserta aksi lainnya.
Selain massa aksi yang mengenakan pakaian putih hitam, terdapat juga massa yang mengenakan kostum dan membawa gunungan wayang. Berdasarkan pantauan ada yang mengenakan kostum Si Buta dari Gua Hantu, Wiro Sableng, hingga Gundala.
Sebelumnya, Persetujuan revisi UU KPK diambil dalam Rapat Paripurna kesembilan tahun sidang 2019-2020 yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/9).
Lihat juga: Fahri Hamzah Akui Revisi UU KPK Sengaja Dipercepat
"Tahapan pengesahan, kita lakukan tahapan ini, setelah itu kita bisa berikan nota," kata Fahri.
Revisi UU KPK ini mendapat penolakan dari sejumlah pihak, termasuk pegiat antikorupsi dan KPK sendiri, karena dinilai melemahkan pemberantasan korupsi. Meski begitu, revisi UU KPK ini jalan terus.
Namun, Presiden Jokowi dan DPR sama-sama bergeming. Dalam waktu singkat, pembahasan revisi UU itu antara eksekutif dan legislatif rampung. Hari ini, rapat paripurna DPR mengesahkan revisi UU KPK dengan sejumlah ketentuan kontroversialnya.
Sejumlah anggota massa Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli KPK mengaku tak tahu permasalahan yang didemokan. (CNN Indonesia/Setyo Aji Harjanto)
[Gambas:Video CNN] (SAH/arh)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
LIHAT SEMUA Berita Daerah Terbaru
SAAT INI
Ahmad Sidik (20) ditangkap polisi setelah menghabisi nyawa bapak kandungnya dengan sebilah golok di Cianjur, Jawa Barat.
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
TERPOPULER