Pembukaan
Baru beberapa bulan lalu kami kedatangan HP Pavilion Gaming 15 dengan konfigurasi i5-10300H, RTX 2060 6GB dan layar 144Hz yang sekarang sudah jadi barang Ghoib. Kali ini kami kedatangan HP Pavilion Gaming 15 lagi dengan seri DK1041TX, Lalu apakah Notebook yang satu ini akan jadi incaran juga ? Mau tau kemampuan notebook-nya seperti apa, langsung saja, check it out!
Spesifikasi
Desain
Notebook ini memiliki desain yang sama dengan HP Pavilion 15 tahun 2019. Hampir semua bahan-nya terbuat dari polikarbonat. Desainnya terlihat tanggung, karena jika dilihat dari depan tidak terkesan gaming, tetapi jika dilihat dari belakang kesan gamingnya baru terlihat karena exhaust fan-nya yang besar.
Pada bagian Hinge, bentuknya masih sama dengan HP Pavilion Gaming 15 tahun lalu. Hinge-nya juga dapat dibuka dengan satu tangan.
Dimensi
Layar
Layar pada notebook ini berukuran 15,6 inch, dengan aspek rasio 16:9, beresolusi 1920 x 1080 pixel, yang memiliki Refresh Rate 144Hz. Panel yang digunakan adalah panel IPS dengan view angle yang luas. Permukaan layarnya menggunakan lapisan anti glare sehingga tidak terlalu memantulkan cahaya jika digunakan di tempat yang terang. Sayangnya kami masih belum mengetahui panel ini buatan dari mana, tetapi panel ini memiliki seri NCP0058.
Untuk akurasi warna pada layar ini dapat kami katakan biasa saja. Color gamut layar ini mendapatkan hasil 64% sRGB, 45% NTSC, 47% Adobe RGB. Layar seperti ini memang sangat cocok untuk kegiatan gaming, apa lagi game ESport karena memiliki Refresh Rate yang tinggi, tetapi kurang cocok untuk kegiatan Content Creation secara profesional walaupun spesifikasi CPU dan GPU-nya cukup tinggi. Jika kalian memang mau menggunakan notebook ini sebagai perangkat Content Creation, ada baiknya kalian menggunakan monitor eksternal dengan akurasi warna yang tinggi.
Keyboard
Touchpad
Webcam
HP menempatkan Webcam & Microphone pada Bezel atas. Spesifikasi yang diberikan juga termasuk standar-standar saja. Webcam-nya dapat merekam video dengan aspek rasio maksimum 16:9 ber-resolusi 720p dengan Frame Rate 30 FPS. Hasil dari webcam-nya masih memiliki banyak noise. Dan hasil dari microphone-nya juga biasa saja. Jika kalian menggunakannya untuk video call saja maka webcam & Microphone ini masih bisa diandalkan. Tapi jika kalian seorang streamer, ada baiknya kalian menggunakan webcam external dengan kualitas yang lebih bagus.
Battery
HP memberikan Battery 52,5Wh pada notebook ini. Karena ini notebook gaming maka kami berasumsi bahwa daya tahan battery-nya paling cuma 2 sampai 3 jam, tetapi ternyata asumsi kami salah. Kami melakukan pengujian dengan 2 skenario menggunakan software PC-Mark 10 Modern Office yang mensimulasikan skenario penggunaan yang cukup ringan seperti misalnya browsing, office, sampai video call. Pengujian pertama dilakukan dengan mode power saving menyala, Wifi dimatikan, backlight keyboard dimatikan serta brightness LCD diatur ke tingkat paling rendah. Pengujian kedua dilakukan dengan mode power saving menyala, Wifi dinyalakan, backlight keyboard dimatikan serta brightness LCD diatur ke tingkat 50%.
Berdasarkan hasil pengujian yang kami lakukan, notebook ini mampu bertahan hingga 7 jam 53 menit pada pengujian pertama, dan 6 Jam 46 Menit pada pengujian kedua. Hal yang cukup mengesankan mengingat notebook ini diperuntukan sebagai notebook gaming. Jadi jika penggunaan kalian sebatas browsing, office & presentasi maka adapter ketinggalan pun bukan masalah.
I/O Port
I/O Port yang terdapat pada notebook ini cukup lengkap untuk harganya.
Di sisi kiri kalian akan menemukan HDMI Port, USB 3.2 Gen 1 Type A, LAN Port, USB 3.2 Gen 2 Type C Port, dan Full Size SD-Card Slot.
Sedangkan di sisi kanan terdapat Port adapter DC-in, 2 Port USB 3.2 Gen 1 Type A, dan Combo Audio Jack. Untuk USB Type C-nya belum mendukung Thunderbolt tetapi sudah mendukung Display Port 1.4 & Power Delivery.
Storage
Untuk urusan storage, unit yang kami dapatkan diberikan SSD berkapasitas 256GB & HDD berkapasitas 1TB. SSD yang digunakan adalah M.2 NVMe PCIe Gen3 x4 dari KIOXIA. Sedangkan untuk HDD yang digunakan buatan dari Seagate. Untuk mengetahui seberapa kencang proses read & write pada SSD-nya kami menggunakan software As SSD Benchmark & CrystalDiskMark. Untuk kecepatan baca SSD-nya sudah cukup baik tetapi untuk kecepatan tulisnya standar-standar saja, meskipun kecepatan seperti ini sudah lebih cepat daripada SSD SATA. Berikut adalah hasil pengujiannya:
Upgradability
Audio
Software
HP masih memberikan software yang sama dengan versi pendahulunya. Software-software yang diberikan seperti:
Kekurangan yang kami temukan paling-paling karena software Omen Command Center-nya yang tidak bisa mengatur putaran fan secara manual maupun Overboost.
Suhu
HP Memberikan 2 Fan dengan 2 Heatpipe yang jalurnya menyatu untuk CPU & GPU-nya. Paduan antara Intel Core i7-10750H dengan Nvidia GeForce 1650 4GB merupakan kombinasi CPU & GPU yang menghasilkan suhu yang tinggi. Lalu apakah cooling system notebook ini sanggup untuk mendinginkan performa CPU & GPU-nya? Untuk mengujinya, kami menggunakan Software AIDA64 Extreme, durasi yang kami test sekitar 15 menit lebih dan kondisi ruangan ber-AC dengan suhu 24 derajat celcius.
Dari hasil pengujian yang kami lakukan, suhu tertinggi CPU-nya ada di 90 derajat celcius dengan rata-rata suhu stabil di 79 derajat celcius. Clock speed CPU stabil dengan kecepatan rata-rata 3,3 Ghz untuk ke 6 core-nya. Untuk GPU-nya suhu tertinggi mencapai 72 derajat celcius dengan rata-rata suhu stabil di 69 derajat celcius. Clock speed GPU stabil dengan kecepatan rata-rata 1.7 Ghz. Thermal throttling sempat terjadi tetapi ini hanya di detik-detik pertama saat stress test dilakukan. Dapat kami katakan cooling system dari notebook ini cukup bagus karena suhu yang dihasilkan saat pengujian tidak terlalu tinggi meskipun tidak adanya pengaturan manual untuk Fan. Perlu diingat pengujian yang kami lakukan cukup kejam dan tidak akan selalu kalian temukan di real-life scenario.
Performa
SKU yang kami uji ber-spesifikasi Intel core i7-10750H, 8GB RAM 2933 MHz, Nvidia GTX 1650 4GB GDDR6. Lalu bagaimana hasil performanya? Untuk mengetahui hasilnya, kami menggunakan dua skenario, yang pertama dengan pengujian software sintetis dan yang kedua dengan pengujian beberapa game E-Sport & game AAA.
Dari hasil pengujian, Intel core i7-10750H mampu menghasilkan skor 205 CB untuk single core dan 1341 untuk multi core. Untuk kegiatan Content Creation spesifikasi seperti ini sudah sangat mampu, Hasil simulasi render menggunakan Blender BMW, mampu diselesaikan 5 Menit 33 Detik untuk CPU, dan 7 Menit 36 Detik untuk GPU. Hasil render-nya sedikit lebih lama dibandingkan Brand kompetitor yang menggunakan CPU yang sama, hal ini dikarenakan kami mengujinya menggunakan fitur HP CoolSense dalam keadaan menyala.
Untuk soal performa game-nya tidak perlu di tanyakan lagi, dengan spesifikasi seperti ini kalian dapat memainkan semua game ESport yang kami uji dengan frame rate di atas 60 FPS, layar 144Hz-nya juga membuat gerakan game menjadi semakin mulus terutama game First Person Shooter. Untuk game AAA tidak semua bisa mencapai 60 FPS dengan setting rata kanan, tetapi jika kalian menurunkan beberapa opsi grafis tampilan-nya 60 FPS bisa-bisa saja kalian capai. Semua pengujian yang kami lakukan masih menggunakan RAM Single Channel. Untuk mendapatkan performa yang maksimal, kami sarankan kalian menambahkan 1 keping RAM So-Dimm lagi.
Kesimpulan
HP Pavilion Gaming 15-DK1041TX ditargetkan untuk kalian yang mengincar notebook gaming dengan kelebihan seperti, spesifikasi yang kenceng, layar Refresh Rate tinggi, Cooling System yang baik, Upgradability yang mudah, Battery yang awet dan Port I/O yang cukup lengkap dengan harga yang relatif terjangkau. Kekurangan dari notebook ini yang paling terasa adalah Arrow Key Keyboard-nya yang berbeda, dan absennya opsi untuk konfigurasi fan secara manual. Untuk Harga-nya, HP Pavilion Gaming 15-DK1041TX dibanderol dengan Harga Rp14.999.000,00 di Bulan Oktober 2020.
Dengan harga tersebut, kalian sudah mendapatkan bonus-bonus seperti Microsoft Office 2019 Home & Student, Backpack HP, Mouse Gaming HP dan Perlindungan Accidental Damage Protection jadi kalau jatuh, tetap di cover garansi oleh HP. Untuk harganya sendiri kami rasa cukup menarik bagi kalian yang ingin punya laptop gaming baru. Jadi gimana? Tertarik gak sama notebook calon ghoib ini?
Editor: DayuAkbar
Tampaknya setidaknya seseorang tergiur dengan penawaran Prosesor Mining Cryptocurrency (CMP) Nvidia. Hut 8 Mining Corp.,…
Jika kalian memiliki GPU Nvidia, kalian sekarang dapat menggunakan GeForce GPU Passthrough saat menjalankan mesin…
Minggu ini ARM mengumumkan ARMv9 sebagai arsitektur set terbarunya yang akan memberi daya pada berbagi…
Di era serba digital dan ditengah COVID-19 ini, laptop menjadi komoditas penting bagi banyak orang.…
Produksi massal untuk modul RAM DDR5 akhirnya dilakukan, dan produsen modul memori Cina Jiahe Jinwei…
Setelah meluncurkan fitur Resizable BAR yang meningkatkan kinerja GeForce RTX 3060, Nvidia berjanji akan menambahkan…
This website uses cookies.