RAKYATKU.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima suntikan vaksin Covid-19. Sebelum disuntik vaksin, Jokowi mendapat pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Tekanan darahnya diukur serta diwawancara terkait riwayat kesehatan.
"Tekanan darahnya 130/67. Sehat," kata petugas yang memeriksa Jokowi.
Petugas juga menanyakan beberapa hal terkait riwayat kesehatan selama 7 hari ke belakang. Termasuk, ada tidaknya gejala yang mengarah ke COVID-19 seperti batuk dan demam.
Baca Juga : Akibat Salah Campur Bahan, 15 Juta Dosis Vaksin Johnson & Johnson Rusak
"Ya batuk kecil saja," kata Jokowi.
Pasca disuntik tepat pada pukul 9:42 WIB, Jokowi mengaku tidak merasakan sakit sama sekali.
"Tidak terasa sakit sama sekali," katanya.
Baca Juga : Ada Bonus Rp7,2 Juta untuk yang Mau Divaksin COVID-19, Khusus di Perusahaan Ini
Meski proses vaksinasi disiarkan secara langsung, namun masih saja ada orang yang meragukan vaksin yang diterima Jokowi. Beberapa menyebut yang disuntikkan bukan vaksin melainkan vitamin.
"Disuntik vitamin kok bangga," demikian salah satu komentar di YouTube Setpres RI.
Padahal, vaksinator sudah menunjukkan vial dan kemasan vaksin Corona Sinovac sebelum menyuntikkan vaksin Corona pada Jokowi.
Baca Juga : Vaksin Covid-19 dalam Bentuk Pil Segera Masuk Tahap Uji Klinis
"Saya akan mengambil vaksin yang akan disuntikkan kepada bapak presiden, (memperlihatkan kemasan vaksin Corona Sinovac)," kata vaksinator, lalu menunjukkannya ke arah kamera.
Tampak vaksinator tersebut kembali memperlihatkan vial vaksin Corona Sinovac sebelum dibuka. Penampakan vial pun bisa terlihat secara dekat atau close-up.
Baca Juga : Bukan Uang, Venezuela Ingin Bayar Vaksin COVID-19 dengan Minyak