Poin-poin Penting untuk Diingat tentang Bus MPM
MPM atau Mulia Putri Mulia adalah operator bus yang baru beroperasi sejak tahun 2019. Rute utama yang dilayani operator ini adalah Jakarta – Padang dan Padang – Jakarta. Meski tergolong baru, bus MPM juga melayani rute Jabodetabek, Bandung, dan lintas Sumatera lainnya.
- Berpusat di Sumatera Barat, rute bus MPM adalah Padang Panjang – Bandung, Payakumbuh – Depok, Jakarta – Solok, Payakumbuh – Jakarta, dan Jakarta – Padang.
- Di antara rute tersebut, Jakarta – Padang PP dan Bandung – Padang PP adalah rute paling populer.
- Tergolong baru, bus MPM masih dalam kondisi prima dengan jenis Eksekutif AC dengan konfigurasi 2 – 2 dan Super Eksekutif dengan konfigurasi 2 – 2. Seluruh bus memiliki kapasitas 41 kursi penumpang.
- Bus MPM adalah salah satu pioner operator yang menyediakan makan gratis untuk penumpangnya. Fasilitas lain selain AC dan reclining seat adalah air minum, hand sanitizer, TV kabel, USB charging, lampu baca, GPS, toilet, dan smoking area.
- Keberangkatan dimulai pada pukul 08.00 untuk rute Payakumbuh – Depok dan selanjutnya berangkat hampir setiap dua jam sekali untuk semua rute. Jadwal terakhir dilayani oleh rute Jakarta – Padang dan Jakarta – Solok pada pukul 14.00
- Dapatkan diskon 10% dan cashback 20% untuk setiap pemesanan pertama bus MPM yang belaku hingga 31 Maret 2021. Silakan masukkan kode NEW sebelum melanjutkan ke pembayaran.
- Keberangkatan bus MPM di Jakarta berada di Terminal Pulogebang, Kampung Rambutan, Pondok Pinang, dan Kalideres. Sementara di Sumatera Barat, keberangkatan berada di Terminal Bus Koto Nan Ampek Payakumbuh dan Terminal Bukit Surungan Padang Panjang.
- Harga termurah yang ditawarkan MPM adalah Rp425.000 dan Rp550.00 per tiket untuk rute terjauh.
- Dari 82 ulasan, bus MPM mendapatkan penilaian 3.92 terutama untuk kelengkapan fasilitas yang disediakan.
- redBus memastikan Safety+ pada setiap bus MPM yang Anda pesan. Ini menjamin penerapan protokol kesehatan yang meliputi pengecekan suhu, pembersihan menggunakan disinfektan, penggunaan masker, serta meniadakan penyediaan bantal dan selimut. Hal ini dilakukan selama pandemi COVID-19 demi menjaga keselamatan setiap penumpang dan staf.