Bagi yang biasa naik bus di rute Semarang-Solo, mungkin sebagian busnya akan terlihat biasa saja... Tapi, bukan berarti rute gemuk dan "keras" ini tidak memiliki bus yang kekinian dan keren...
Bahasan kali ini adalah Legacy SR2 milik PO Muncul.
PO Muncul memiliki trayek Tirtonadi-Mangkang. Biasanya, setiap harinya hanya berjalan 3 bus yang masing-masing jalan 2 kali PP. Namun, untuk saat-saat tertentu dapat berjalan 5 bus. Muncul memiliki 2 unit Legacy SR2 dengan sasis RK8. Dikeluarkan untuk line reguler sekitar 2017, atau 2018 awal (maap lupa). Kalo gak salah inget, SR2 ini diterjunkan untuk menggantikan bus lawas buatan karoseri Suryana, sekaligus sebagai respon atas Ismo yang mengeluarkan Jetbus HDD di trayek yang sama. Muncul biasa mengisi slot antara jam 7-8 pagi dan jam 3-4 sore dari Sukun. Untuk bus jam-jam awal, masuk tol Bawen-Banyumanik/sebaliknya. Jam terakhir biasanya ngecer lewat Ungaran, tidak masuk tol.Bagi yang suka bikin trip report, disarankan untuk ambil hotseat sisi kiri karena kursi belakang supir pandangan ke depannya terhalang sunscreen.
Dua unit SR2 milik Muncul
Unit pertama memiliki nomor polisi AD 1537 AU. Cirinya, spionnya hitam. 1537 biasa dijalankan sebagai unit pertama/jam pertama. 1537 sepertinya cukup rajin jalan, karena saya biasa ketemu si 37 ini. Kalo gak salah inget, saya dua kali naik 37. Pertama, naik dari Mangkang ke Sukun dengan tarif 7 ribu saja, lalu yang kedua naik dari Sukun ke Tirtonadi. Cuma saya lupa tanggalnya... Hehe...
AD 1537 AU
Unit kedua memiliki nomor polisi AD 1538 AU. Cirinya, spionnya putih, mengikuti warna bodynya. 1538 biasa diletakkan di jam kedua, dibelakang 1537. Namun, saya pernah menjumpai 38 jalan di jam pertama menggantikan 37. Entah saya apes atau gimana, saya jarang ketemu si 38 ini..
AD 1538 AU
Saya pernah sekali naik 1538, 28 April 2018, dari Sukun ke Tirtonadi. Waktu itu sudah pasrah karena ketinggalan 37, eh si 38 ini masuk... Akhirnya naik 38. Bus berangkat dari Sukun pukul 07.18 pagi, lalu masuk tol lewat GT Banyumanik dan keluar di GT Bawen. Krunya ramah, dan pembawaannya halus. Bus tidak ngetem sepanjang perjalanan. Bus masuk Pos Tingkir dan Terminal Boyolali, tapi hanya sebentar untuk menaikkan/menurunkan penumpang. Terminal Kartasura sendiri dilangkahi, alias tidak masuk. Saya tiba di Tirtonadi sekitar pukul 10 pagi.
Kedua unit SR2 ini menggunakan kursi beludru yang tebal dan empuk. Formasi kursinya 2-2. Kursinya cukup bikin ngantuk karena nyaman.
Harga tiketnya :Semarang-Solo / Sebaliknya : 30 ribuSemarang/Solo-Salatiga : 15 ribuUntuk relasi jarak dekat (meteran) tarifnya bervariasi. Contohnya Ampel/Salatiga 5 ribu, dan Sukun-Mangkang 7 ribu.