Akhir-akhir ini saya sering sekali melihat skincare dengan bahan retinol. Memasuki usia pertengahan 30-an, memang retinol menjadi salah satu bahan aktif untuk mendapatkan kulit lembap dan kenyal. Namun, banyak yang ragu memakai retinol karena dianggap terlalu keras. Nah, sudah saatnya Anda berkenalan dengan bakuchiol yang disebut-sebut sebagai bahan alternatif retinol.
Pernahkah Anda mendengar tentang bahan bakuchiol yang menakjubkan? Fungsinya mirip dengan retinol ketika bersentuhan dengan kulit. Karena bahan ini alami, bakuchiol tidak sekeras retinol dan membuatnya sangat cocok untuk kulit sensitif. Apakah itu berarti bakuchiol dan retinol sama?
“Bakuchiol telah mendapatkan banyak buzz sebagai alternatif retinol, dan meskipun keduanya memiliki kesamaan, penting untuk menunjukkan bahwa mereka tidak identik. Bakuchiol tidak melakukan apa yang retinol lakukan untuk kulit, dan retinol tidak melakukan apa yang dilakukan bakuchiol, ”kata Paula Begoun, pendiri, Paula's Choice Skincare.
Apa itu bakuchiol?
Antioksidan yang diturunkan secara alami, bakuchiol adalah bahan anti penuaan yang ditemukan dalam biji dan daun tanaman psoralea corylifolia, atau babchi, juga dikenal sebagai tanaman batch. Tanaman ini banyak digunakan dalam obat-obatan Ayurvedic. Tanaman ini juga memiliki efek menenangkan, menenangkan, serta memiliki sifat anti-inflamasi.
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The British Journal of Dermatology, ada pengujian yang mencatat dampak yang dimiliki retinol dan bakuchiol pada kulit. Rupanya para ahli tidak menemukan perbedaan dalam pengurangan kerutan atau peningkatan hiperpigmentasi di antara keduanya. Keduanya hampir memiliki dampak yang sama.
“Penelitian telah menunjukkan bahwa menerapkan bakuchiol pada kulit menawarkan berbagai manfaat anti-penuaan, termasuk mengurangi garis-garis halus dan kerutan, mengembalikan kekencangan, memperbaiki tekstur, dan memperbaiki warna kulit yang tidak merata. Bakuchiol memiliki dampak ini terutama karena merupakan antioksidan kuat dan memiliki sifat menenangkan kulit, ”jelas Paula Begoun.
Apa manfaat bakuchiol?
Selain dari sifat anti-penuaan dan anti-inflamasi bakuchiol, bakuchiol juga memiliki sifat anti-jerawat.
• Bakuchiol membantu meratakan warna kulit. Ini menembus jauh ke dalam dermis dan hipodermis, bekerja untuk mengurangi bintik-bintik gelap dan hiperpigmentasi.
• Bakuchiol mengurangi garis-garis halus karena meniru fungsi retinol, mengirimkan sinyal ke sel kulit untuk meningkatkan produksi kolagen. Ini membuat kulit terlihat kenyal dan muda, mengurangi tanda-tanda penuaan.
• Sangat lembut pada kulit dan meningkatkan penyembuhan serta meredakan iritasi. Bakuchiol aman digunakan bahkan dua kali sehari, dan juga cocok untuk semua jenis kulit. Para ahli percaya bahwa ketika produk yang mengandung retinol dan bakuchiol digunakan bersama, mereka lebih efektif.