Tak terima dengan respon adiknya itu, lanjut Iptu Heri, korban kemudian menghampiri pelaku, lalu mengambil alat charger secara paksa dengan mengeluarkan kata-kata dalam bahasa daerah "Ho,o Keta di Haeng'm Hau Laku" (saatnya saya mendapatkan kau) sambil mencekik leher pelaku.