"Maka dalam Manawa Dharma Sastra Weda Smerti dikatakan, cukup membikin tumpeng. Tumpeng itu bentuknya segitiga," ia menjelaskan dengan bersemangat.
"Segitaga yang dimaksud di sini adalah trimuti, tiga manifestasi ida sang hyang whidi: Dewa Brahma, Wisnu, dan Dewa Siwa," katanya lagi.
"Umat Hindu mengatakan, barang siapa yang bikin tumpeng, berarti dia sudah beragama Hindu. Kira-kira ucapan saudara kita itu ada imbasnya tidak?" ia melanjutkan.
Penceramah ini lantas mengutip satu hadist nabi Muhammad SAW tentang perilaku menyerupai suatu kaum yang berarti sam dengan kaum yang diserupai itu.
Baca Juga: Napoli vs Roma 4-0, Komentar dan Foto-foto Pertandingan dari Stadion San Paolo
"Loh saya mau syukuran ustad. Bagaimana kalau bikin tumpeng tidak boleh? Anda tidak usah tasyabbuh dengan agama Hindu, Anda ratakan saja," katanya.
Ceramah inilah yang jadi pergunjingan warga. Potongan video tersebut dibagikan berkali-kali oleh sejumlah akun hingga membuat perdebatan di kolom komentar.***