Fadli Zon: Sebaiknya Pak Jokowi Segera Blusukan ke Papua
Wakil Ketua DPR RI Bidang Politik dan Keamanan Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/8/2019) | AKURAT.CO/Khalishah Salsabila
AKURAT.CO, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon menyarankan Presiden Joko Widodo blusukan ke Papua. Menyusul Papua dan Papua Barat tengah bergejolak buntut dari kasus rasisme di asrama mahasiswa Papua di Surabaya beberapa waktu lalu.
Menurut Fadli, Jokowi harus berdialog secara langsung dengan warga Papua. Hal ini untuk meredam gejolak yang terjadi.
"Sebaiknya Pak @jokowi segera “blusukan” ke Papua. Ini waktu yang tepat untuk dialog dengan masyarakat Papua," tulis @fadlizon di Twitter.
baca juga:
Sebaiknya P @jokowi segera “blusukan” ke Papua. Ini waktu yg tepat utk dialog dg masyarakat Papua. — Fadli Zon (@fadlizon) August 29, 2019
Saran Fadli Zon mendapat reaksi dari netizen. Seperti, akun @Khojan___08 berharap Fadli Zon dapat meminta Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk menenangkan warga Papua.
"Wapresnyakan masih pak JK, tolong pak @fadlizon dorong pak JK untuk tenangkan warga Papua, beliau itu berpengalaman urusan beginian, dan terpercaya jadi penengah, cobalah ingatkan beliu agar segera ke Papua tenangkan saudara yang di Papua, mereka butuh perhatian," pintanya.
"Hati-hati, kalau blusukan pada saat seperti ini, ntar nyawa terancam oleh oknum-oknum yang sudah mendesain hal ini," ujar @DavidPu94783796.
"Mungkin akan lebih baik jika didampingi salah satu ketua DPR. Biar aspirasi masyarakat papua langsung diserap," kata @marlonbrando__.
Seperti diketahui, sebanyak 150 warga berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Deiyai. Demo menuntut penandatanganan persetujuan referendum Papua itu berakhir ricuh. Kericuhan itu terjadi saat aparat bernegosiasi dengan pendemo, lalu muncul ribuan orang membawa senjata tajam dan panah.
Mereka menyerbu aparat keamanan. Massa juga menyerang mobil yang sebelumnya ditumpangi prajurit TNI. Mereka merampas senjata api (senpi) yang berada di dalam mobil tersebut.
Kamis (29/8/2019), Papua kembali bergejolak. Ribuan massa turun ke jalan, merusak sejumlah fasilitas umum, termasuk Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) yang berlokasi di Kotaraja, Distrik Abepura, Papua, dibakar massa.
Rabu (28/8/2019), mahasiswa asal Papua menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Negara dan di depan Markas Besar Angkata darat di Jakarta. Mereka mengibarkan bendera Bintang Kejora yang merupakan simbol dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan menyuarakan referendum Papua.
Selain itu, insiden kericuhan juga terjadi di Papua di Kabupaten Deiyai pada Rabu 28 Agustus 2019, Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Rodja mengatakan, kericuhan tersebut mengakibatkan lima anggota TNI dan Polri terluka.
Massa menyerang mobil yang sebelumnya ditumpangi anggota TNI dan merampas senjata api yang berada di dalam mobil tersebut. Selain mengambil 10 senpi jenis SS1 beserta magasin berisi amunisi. Massa juga mengeroyok anggota TNI dengan menggunakan parang dan anak panah.[]