CNN Indonesia | Senin, 23/09/2019 09:58 WIB
Sekjen FUI Al Khaththath mengkritik Film The Santri yang disutradarai Livi Zheng (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Forum Umat Islam (FUI) mengecam film The Santri yang disutradarai Livi Zheng. FUI mengecam dua adegan di trailer atau cuplikan film tersebut yang dinilai tidak sesuai dengan syariat Islam.
"Pertama, ada adegan santri yang masuk gereja dan yang kedua yaitu adegan dua orang santri yang bukan mahrom berdua-duaan," kata Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath melalui siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (23/9).
Menurutnya, dalam aturan Islam keduanya haram dan khusus masalah masuk rumah ibadah agama lain.
Lihat juga: PBNU Ungkap Alasan Pilih Livi Zheng untuk Garap 'The Santri'
"Dalam Mazhab Syafi'i yang digunakan mayoritas umat Islam terlebih juga menjadi mazhab banyak pesantren di Indonesia, itu juga jelas haram hukumnya," lanjut dia.
Al Khaththath menduga ada upaya liberalisasi akidah atas nama toleransi agama dalam film The Santri. Padahal, menurutnya, sejak awal Islam sudah memiliki konsep universal terkait akidah, yakni dalam Surat Al Kafirun ayat 6.
Al Khaththath juga menduga ada upaya liberalisasi akhlak dari adegan dua santri berlawanan jenis tengah berduaan. Dia menyebut itu bukan budaya yang hidup di lingkungan pesantren.
Lihat juga: PBNU Sebut Film The Santri Ajarkan Semangat Kebinekaan
"Selama ini pesantren begitu menjunjung tinggi nilai akhlak dan batasan pergaulan," tuturnya.
Al Khaththath lalu mengingatkan kembali Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No. 7 tahun 2005 tentang Sekularisme, Pluralisme, dan Liberalisme. Menurutnya, fatwa tersebut perlu disosialisasikan kembali oleh semua pihak agar akidah dan akhlak umat Islam tetap terjaga.
"Upaya ini juga dalam rangka menyelamatkan lembaga pendidikan khususnya pesantren yang menjadi salah satu benteng umat Islam," ucap Al Khaththath.
Diketahui, Film The Santri merupakan karya yang digagas oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj menjadi produser eksekutif bersama Wakil Sekjen PBNUImam Pituduh.
Film tersebut disutradarai oleh Livi Zheng dan direncanakan tayang pada Oktober mendatang. Sejauh ini, cuplikan film The Santri sudah diunggah akun NU Channel di laman YouTube.
Lihat juga: Menantu Rizieq Shihab Kecam Film The Santri Karya Livi Zheng
[Gambas:Youtube]
Sebelum FUI, kecaman juga datang dari menantu Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Hanif Alathas. Hanif menganggap film The Santri memuat adegan yang tidak sesuai dengan budaya pesantren dan juga syariat Islam.
Menanggapi kritik tersebut, PBNU sudah angkat suara. Wasekjen PBNU Imam Pituduh mengatakan film The Santri justru mengajarkan tentang kebhinekaan.
Lihat juga: Film The Santri Disebut Belum Diproduksi, Baru Trailer
Ihwal adegan santri masuk ke dalam gereja, Imam mengatakan itu diambil dari tradisi dan kebiasaan masyarakat pesantren, yakni ater-ater. Tradisi tersebut berupa membagikan makanan kepada orang lain, baik sesama muslim mau pun nonmuslim di Bulan Ramadan.
"Spirit filmnya itu menunjukkan semangat Indonesia dengan kebinekannya, sangat ramah, damai dan toleran,"kata Imam.
[Gambas:Video CNN] (bmw/bmw)
Salah satu adegan film The Santri yang disutradarai Livi Zheng (NU Channel)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
LIHAT SEMUA Berita Daerah Terbaru
SAAT INI
Minuman keras ilegal memakan nyawa belasan warga Bihar, India. Keluarga menyalahkan aparat yang dinilai gagal memberantas peredaran minuman tersebut.
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
TERPOPULER