Halo Arek Suroboyo! yo opo kabare?
Rek, admin yakin 100% yakin kalau tidak banyak diantara kita yang tahu kalau hari ini, tanggal 12 Agusutus 50 tahun yang lalu, Bandar Udara yang menjadi kebanggaan Arek Suroboyo dan Jawa Timur pertama kali di buka. Jujur, Admin sendiri juga baru tahu gara-gara membaca Tweet dari dulur @ceritasby pagi ini.
Dan tribute untuk ulang tahun ke-50 tahun Bandara Internasional Juanda hari ini, 12 Agustus 2014, Admin ingin sedikit membantu membagi ulang sedikit cerita sejarah awal berdirinya Bandara Juanda. Eits, bukan Admin yang akan cerita. Admin tidak punya kapasitas untuk menceritakan hal itu. Admin hanya meneruskan tweet dulur @ceritasby dalam postingan blog saja. Jadi hanya ngumpulin Tweet dan diposting lagi.
Sebelum lebih jaug ke cerita berdirinya Bandara Juanda, segenap Admin Kopdar Surabaya mengucapkan selamat hari jadi ke-50 tahun untuk Bandara Internasional Juanda. Harapan kami, semoga di usia yang sudah setengah abad ini Bandara Juanda akan menjadi bandara yang bersih, aman, dan nyaman untuk menjamu tamu yang mau masuk ke kota Surabaya dan kota di Jawa Timur lainnya. SUKSES SELALU!!!
Nah, selengkapnya tentang Cerita Sejarah Berdirinya Bandara Juanda adalah sebagai berikut:
Bandara ini digagas sjk berdirinya Biro Penerbangan Angkatan Laut pd thn 1956 #50ThnJuanda ll @sub_ap1 @GNFI @e100ss
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Pembangunan bandara ini awalnya brtujuan utk bantu kinerja TNI dlm pembebasan Irian Barat #50ThnJuanda ll @sub_ap1 @e100ss @GNFI
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Saat itu ada bbrp pilihan lokasi utk bandara: Gresik, Raci (Pasuruan), Sedati (Sidoarjo) #50ThnJuanda ll @sub_ap1 @e100ss @GNFI
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Sedati dipilih karena dkt dg Sby + memiliki area yg sgt luas, datar & bernilai tinggi #50ThnJuanda ll @sub_ap1 @e100ss @GNFI
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Proyek pembangunan bandara Juanda lebih dikenal dengan nama “Proyek Waru” #50ThnJuanda ll @sub_ap1 @e100ss @GNFI
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Proyek Waru adalah proyek pembangunan lapangan terbang pertama sejak #Indonesia merdeka #50ThnJuanda ll @sub_ap1 @GNFI @e100ss
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Proyek Waru ini melibatkan 3 pihak: 1) Tim Pengawas Proyek Waru (TPPW) sbg wakil Indonesia #50ThnJuanda ll @GNFI @e100ss @sub_ap1
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Pihak no. 2) adalah Compagnie d’Ingenieurs et Techniciens (CITE) sebagai konsultan #50ThnJuanda ll @sub_ap1 @e100ss @GNFI
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Pihak no.3) adalah Societe de Construction des Batinolles (Batignolles) sbg kontraktor #50ThnJuanda ll @sub_ap1 @e100ss @GNFI
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Kedua perusahaan asing tersebut merupakan perusahaan Perancis #50ThnJuanda ll @sub_ap1 @GNFI @e100ss
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Dalam kontraknya ditentukan jika proyek harus selesai dalam waktu 4 thn (1960-1964) #50ThnJuanda ll @sub_ap1 @e100ss @GNFI
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Penandatanganan dimulainya pembangunan Proyek Waru #50ThnJuanda ll @sub_ap1 @e100ss @GNFI pic.twitter.com/348Rzqvh0o
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Bahan2 pembangunan Proyek Waru antara lain pasirnya digali dari Kali Porong #50ThnJuanda ll @GNFI @e100ss @sub_ap1
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Batunya diambil dari salah satu sisi Bukit Pandaan yg diangkut dg ratusan truk proyek #50ThnJuanda ll @sub_ap1 @GNFI @e100ss
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Jumlah pasir+batu yg diperlukan sekitar 11,2 juta m3 (1,8 juta ton) #50ThnJuanda ll @GNFI @e100ss @sub_ap1
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Pada tgl 22 Sept 1963, landasan tersebut sudah siap utk digunakan #50ThnJuanda ll @GNFI @e100ss @sub_ap1
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Bsknya (23 Sept 1963),1 flight yg trdiri dr 4 pswt Gannet,pimp Mayor Kunto W lakukan pndratan prtama #50ThnJuanda ll @sub_ap1 @GNFI @e100ss
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Pd proses pembangunan Proyek Waru ini smpt trjadi krisis keuangan dan Bagtinolles smpt ingin hengkang #50ThnJuanda ll @e100ss @GNFI @sub_ap1
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Pres.Sukarno lalu mandatkan Ir. Djoeanda Kartawidjaja sbg menteri prtama wkt itu u/ slsaikan masalah #50ThnJuanda ll @sub_ap1 @e100ss @GNFI
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Sosok Ir. Djoeanda Kartawidjaja #50ThnJuanda ll @GNFI @e100ss @sub_ap1 pic.twitter.com/0mFxvsX3GP
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Pd tgl 15 Okt 1963, Ir. Djoeanda mendarat di pangkalan udara Waru dg menumpangi Convair 990 #50ThnJuanda ll @e100ss @GNFI @sub_ap1
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Sayangnya tak lama setelah itu, pada tanggal 7 Nov 1963, Ir. Djoeanda wafat #50ThnJuanda ll @GNFI @e100ss @sub_ap1
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Karena sangat berjasa atas selesainya proyek tersebut maka pangkalan udara itu dberi nama “Djoeanda“ #50ThnJuanda ll @e100ss @GNFI @sub_ap1
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Bandara Juanda saat pertama kali dibuka #50ThnJuanda ll @sub_ap1 @GNFI @e100ss pic.twitter.com/uOjM0KVa2A
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Next,kontraktor yg mmbangun adl PT. Yala Persada Angkasa saat prshaan milik TNI – AL,kini tgl knangan #50ThnJuanda ll @sub_ap1 @e100ss @GNFI
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014
Bandara Juanda tahun 1970an dan 1980an #50ThnJuanda ll @sub_ap1 @GNFI @e100ss pic.twitter.com/q3CqoFEtZq
— SurabayaPunyaCerita (@ceritasby) August 12, 2014