Perut kembung adalah kondisi di mana gas dalam perut berlebih. Kondisi ini sebenarnya wajar pada bayi baru lahir hingga 3 bulan karena pada usia itu saluran pencernaannya belum berfungsi sempurna. Bayi juga dapat kembung karena makan makanan asing.
- Rewel bahkan menangis histeris jika kembung si Kecil parah
- Jika Moms menekan perut si Kecil, perutnya terasa keras
- Jika perut si Kecil ditepuk-tepuk, seperti ada bunyi udara di dalamnya
- Sering sendawa atau kentut
- Susah buang air besar
- Sering menggeliat-geliat dan melengkungkan punggungnya ke belakang
- Sering mengangkat kedua kakinya saat berbaring
Perut kembung pada bayi dapat disebabkan oleh faktor-faktor
- Kurang minum
- Menangis terlalu lama
- Makan dan minum sambil bermain
- Minum dari dot bayi yang kurang tepat
- Makanan yang dikonsumsi Moms (untuk si Kecil yang masih minum ASI)
- Makanan yang dikonsumsi si Kecil (kol, kacang, brokoli berlebihan)
- Intoleransi laktosa (tidak mampu mencerna protein dalam susu sapi)
Atasi kembung si Kecil dengan mudah
- Tegakkan tubuh si Kecil saat menyusu atau makan. Posisikan kepalanya lebih tinggi daripada perut jika harus makan dengan berbaring.
- Pastikan mulut si Kecil melekat sempurna pada payudara Moms.
- Pilih botol susu yang dapat mencegah timbulnya gelembung udara.
- Letakkan si Kecil di kasur secara telentang. Angkat kakinya dan gerakkan seperti orang sedang mengayuh sepeda.
- Dengan posisi si Kecil tidur telentang, pijat perutnya perlahan-lahan searah jarum jam.
- Letakkan si Kecil di atas kedua paha Moms dengan posisi perut menghadap telungkup lalu usap-usap punggungnya.