CNN Indonesia | Sabtu, 10/08/2019 02:04 WIB
Presiden AS Donald Trump menyatakan dirinya setuju dengan sikap Pemimpin Korut Kim Jong-un yang menentang latihan perang AS-Korsel. (SAUL LOEB / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa dirinya setuju dengan sikap Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un yang menentang latihan perang antara AS dengan Korea Selatan.
Hal itu diutarakan Trump setelah dirinya mendapatkan surat dari Kim. "Saya mendapatkan sebuah surat yang amat indah dari Kim Jong-un kemarin," kata Trump, Jumat (9/8). "Itu sebuah surat yang amat positif,"
"Dia tidak senang dengan latihan perang itu," kata Trump yang merujuk pada latihan militer antara tentara AS dengan Korea Selatan yang akan mulai pada pekan ini.
"Seperti yang kalian tahu, saya juga tidak pernah menyukainya. Saya tidak pernah. Dan Anda tahu mengapa? Saya tidak suka membayarnya," kata Trump.
Lihat juga: AS Sepakati Penjualan Helikopter Rp11,3 Triliun ke Korsel
Trump diketahui menerima surat Kim yang berisi tiga halaman itu pada Kamis (8/8), setelah Pyongyang melakukan empat tes rudal dalam dua pekan terakhir.
Pyongyang menyebut tes rudal tersebut adalah sebagai respons atas latihan bersama Amerika Serikat dan Korea Selatan di kawasan itu.
Meskipun rudal yang diuji bukan kategori medium dan jarak jauh yang membuat AS dan Jepang sempat ketar-ketir, senjata ini tergolong baru.
Rudal baru Korea Utara tersebut memiliki kecepatan yang jauh lebih tinggi untuk kategori jarak pendek, sehingga mampu menimbulkan potensi bahaya bagi Korea Selatan.
Lihat juga: Kim Jong-un: Korut Luncurkan Rudal untuk Peringati AS-Korsel
Korea Utara juga mengatakan bahwa latihan perang antara AS dan Korea Selatan adalah sebuah "penyangkalan yang tidak disembunyikan dan pelanggaran yang mencolok" dari proses diplomasi antara Pyongyang, Washington, dan Seoul.
Trump tak melanjutkan terkait uji rudal tersebut dan justru mengatakan dia dapat melakukan pertemuan tingkat tinggi selanjutnya dengan Kim Jong-un di masa depan.
"Saya pikir kami akan mengadakan pertemuan lagi," kata Trump.
"Sementara itu, saya akan katakan lagi. Tidak ada uji coba nuklir. Uji rudal semuanya jarak pendek. Tidak ada tes rudal balistik, tidak ada rudal jarak jauh." katanya. (AFP/end)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
SAAT INI
Eks pimpinan KPK, Busyro Muqoddas mengatakan SP3 kasus BLBI jadi bukti tumpulnya penegakan hukum akibat hasil revisi UU KPK.
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
TERPOPULER