Antara, CNN Indonesia | Rabu, 07/08/2019 09:44 WIB
Ilustrasi pemotor. (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)
Jakarta, CNN Indonesia --
Wakil Ketua Komisi A DPRD Provinsi DKI Jakarta William Yani menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju mundur dan hanya ingin tampil beda dari pendahulunya.
Hal ini dikatakannya terkaitrencana penerapan rekayasa lalu lintas ganjil genap untuk sepeda motor oleh Pemprov DKIJakarta.
"Itu kekurangan beliau (Anies) karena ketika mengambil keputusan tidak berkonsultasi dengan orang yang menguasai bidang tersebut, jadi kebijakannya begitu, maju mundur, main cabut dan wacanakan lagi," kata William, dikutip dari Antara, Rabu (7/8).
Lihat juga: DKI Terus Godok Rencana Perluasan Ganji Genap
Menurut William, Anies semestinya berdiskusi dengan ahli transportasi dari perguruan tinggi soal penerapan ganjil genap ini.
Ia menilai bahwa Anies hanya ingin tampil beda dari gubernur pendahulunya dalam hal kebijakan-kebijakan yang diambil, sekalipun kebijakan sebelumnya tersebut belum tentu salah.
"Pak Anies ini mengambil kebijakan harus beda dengan pendahulunya, kalau saya lihat yang penting beda dengan Pak BTP," ujar William, yang merupakan politikus PDIP itu.
Lihat juga: Tekan Polusi, Dishub DKI Kaji Ganjil Genap untuk Sepeda Motor
Diketahui, Anies sebelumnya berwacana menghapus larangan sepeda motor melintas di Jalan Thamrin-Jalan Sudirman pada November 2017.
Saat itu, ia mengaku akan menghapus Pergub No 195 Tahun 2014 juncto Pergub DKI No 141 Tahun 2015 tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor. Pergub itu diterbitkan di era Basuki Tjahaja Purnama alias BTP alias Ahok.
Pada 8 Januari 2018, Mahkamah Agung membatalkan Pergub yang dengan alasan penghapusan diskriminasi pengguna jalan.
Lihat juga: Taktik Usang Anies Tangani Polusi Udara Ibu Kota
Baru-baru ini, Anies mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara yang salah satu poinnya adalah perluasan ganjil-genap.
Dalam perluasan ganjil genap tersebut, Pemprov DKI membuka kemungkinan itu berlaku untuk kendaraan roda empat dan roda dua.
Anies, di Balaikota, Jakarta, Jumat (8/2), mengatakan bahwa itu belum diputuskan. Namun, dia memastikan ganjil genap tak akan berlaku bagi kendaraan bertenaga listrik.
[Gambas:Video CNN] (arh)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
LIHAT SEMUA Berita Daerah Terbaru
SAAT INI
Satgas mengklaim angka pemeriksaan Indonesia terus meningkat dan telah memenuhi standar dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
TERPOPULER